Kicauan Hidayat Nur Wahid Sebut Pernyataan Ahok Ini Melawan Konstitusi
"Sbg Wakil Ketua @mprgoid saya tegaskan, UUD NRI 1945, tdk larang aplg sebut pilih pmimpin brdasar Agama sbg melawan Konstitusi,"
BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Pidato Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat aktif lagi sebagai gubernur menjadi sorotan di media sosial.
Baca: Kenalannya di Facebook, Dua ABG Ini Malah Memadu Kekasih di Atas Motor, Selanjutnya Mengejutkan
Dalam pidato tersebut, calon gubernur petahana DKI Jakarta mengatakan, "Anda melawan konstitusi di NKRI jika milih orang berdasarkan agama."
Baca: Jawaban Ani Yudhoyono Ini Singkat dan Makjleb Saat Netizen Tanya Kenapa Akun Saya Diblok?
Pidato itu disampaikan Ahok saat serah terima jabatan kembali dengan Plt Gubernur DKI Soni Sumarsono di Balai Kota Jakarta, Senin (12/2/2017).
Baca: Kisah Wanita Cantik 29 Tahun ini Membuat Mata Dunia Terbuka, Ternyata 13 Tahun Jadi Budak Seks
Pernyataan Ahok tersebut tampaknya bikin gerah Wakil Ketua DPR, Hidayat Nur Wahid.
Melalui akun jejaring sosial Twitter yang dikelolanya, @hnurwahid, Hidayat mengkritisi cuplikan pidato Ahok tersebut.
Dia menyebut cuplikan pidato Ahok tersebut melawan konstitusi.
"Cagub Basuki T Purnama, kmrn sore sampaikan bhw memilih berdasarkn Agama = melawan konstitusi," kicau akun @hnurwahid.
Baca: Penyebrang Jalan yang Ekstrim, Mungkin Orang Ini Punya 1.000 Nyawa
"Pernyataan bliau mudah dibaca di sejumlah media cetak, elektronik dan online."
Baca: Segeralah Menikah Jika Anda Sering Melakukan Hal Ini
Kemudian, akun Hidayat tersebut berkicau, sebagai Wakil Ketua MPR, dirinya menegaskan Undang-undang Dasar 1945 tidak melarang, apalagi menyebut untuk memilih pemimpin berdasarkan agama adalah melawan konstitusi.
"Sbg Wakil Ketua @mprgoid saya tegaskan, UUD NRI 1945, tdk larang aplg sebut pilih pmimpin brdasar Agama sbg melawan Konstitusi," cuit akun @hnurwahid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/gubernur-petahana-basuki-tjahaja-purnama-memberikan-sambutan-usai-acara_20170212_221413.jpg)