Selasa, 14 April 2026

Otak Pembakaran Satu Keluarga Ini Juga Keluarga Sendiri Mirip Kasus Andi Lala

Kasus pembakaran rumah yang menyebabkan tewasnya satu keluarga di Medan Tuntungan akhirnya menemukan titik terang.

Editor: fitriadi
Tribun-Medan.com/ Jefri Susetio
Empat peti jenazah korban kebakaran diletakkan sejajar saat acara adat di Jambur Gotong Royong Pancurbatu, Kamis (6/4/2017). 

Baca: Tsania Marwa Ingin Jenguk Anak tapi Diusir dari Rumah Mewah Atalarik Syah

Menurut Tarigan, petugas pemadam kebakaran dari Deliserdang dan Kota Medan terkesan lambat tiba di lokasi. Akibatnya, membuat rumah Gandi beserta penghuni hangus dilalap si jago merah.

Tarigan menambahkan, sekitar satu jam, empat pintu rumah Gandi terbakar. Tiga rumah kontrakan dan satu rumah ditempati keluarga Gandi.

"Wilayah ini perbatasan, jadi yang datang petugas pemadam kebakaran dari Medan dan Lubukpakam. Kejadian sekitar pukul 04.00 WIB, namun pukul 05.20 WIB api padam," katanya.

Baca: Nenek Sudah Dinyatakan Meninggal 40 Tahun Lalu tapi Tiba-tiba Pulang ke Rumah

Ia mengungkapkan, mobil pemadam kebakaran terlalu lama tiba di lokasi. Warga sempat marah dan melempari mobil pemadam.

Sebelum mobil pemadam tiba, warga menyetop truk pengangkut air untuk memadamkan api.

"Setelah api padam, petugas dan warga melihat empat penghuni rumah meninggal. Jenazah ada yang telungkup, dan pintu belakang rumah terbuka," ujarnya.

Beberapa warga curiga, penghuni rumah dibunuh terlebih dahulu, sebelum terjadi kebakaran.

Baca: 5 Prediksi Paling Menakutkan pada Tahun 2017, Nomor 1 Bisa Gegerkan Dunia

Apalagi, beberapa warga sempat melihat pria bertopeng di seputar kediaman Gandi, sebelum insiden kebakaran.

Menurut warga, orang-orang bertopeng itu berseliweran, Rabu dini hari.

Terpisah, P Simangunsong (60), tetangga Gandi, menduga, sebelum kebakaran Marita sedang bersiap-siap berangkat ke pesta keluarga. Sedangkan, anaknya (Frengki Ginting) sedang mandi di kamar mandi.

"Ibu itu (Marita) saat kejadian sudah mengenakan pakaian kebaya. Sedangkan anaknya (Frengki) berada di dalam kamar mandi. Sementara dua cucu Marita mungkin masih tidur di dalam kamar," katanya.

Baca: Panitia Tamasya Al Maidah Tetap Datangkan 1,3 Juta Orang ke TPS

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved