Bambang Cs Jual Mobil Rental ke Martapura Penampung Barang Curian
Arif tidak hanya beraksi sendiri, dalam melakukan penggelapan mobil tersebut, pria yang berasal dari Banyu Asin
Laporan Wartawan Bangkapos, Riski Yuliandri
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selama seminggu tidak ada kabar, Dasngad langsung berinisiatif melaporkan ke Polsek Sungaiselan kalau mobilnya dilarikan orang.
Awalnya mobil toyota avanza warna silver metalik plat BN 2508 LD milik Dasngad tersebut disewakan kepada Zainal Arif melalui Iwan.
Sebelumnya Dasngad hanya menyewakan mobilnya kepada Arif selama sehari saja namun hingga seminggu penuh kendaraanyapun tak kunjung kembali.
Saat tiga hari tidak ada kabar, penjual nasi goreng di Sungaiselan itupun sempat menanyakan mobilnya kepada Iwan, namun jawabannya akan dibayar lebih dari perjanjia sebelumnya.
Kapolsek Sungaiselan, AKP M Syarifudin Ginting mengatakan mobil tersebut dibawa kabur ke Martapura, Sumatera Selatan.
"Arif ini minta Iwan nyari mobil rental terus dicarikannya, setelah dapat ternyata dibawa kabur, jadi Dasngad ini nanya terus ke Iwan karena Iwan yang ngenalinya. Waktu ditanya Dasngad, Iwan cuma ngasih tau kalau yang nyewa orangnya baik dan akan diganti 300 ribu seharinya," ungkap Ginting, Rabu (26/4/2017).
Arif tidak hanya beraksi sendiri, dalam melakukan penggelapan mobil tersebut, pria yang berasal dari Banyu Asin tersebut bekerjasama dengan Bambang untuk menjual mobil tersebut.
Selain menjadi otak penggelapan tersebut, Bambang juga memiliki saudara yang sial membeli mobil curian di Sumatera Selatan.
"Otaknya aksi ini ada di Bambang, dia punya abang disana (Martapura) yang siap menampung mobil-mobil curian sedangkan yang lain mengeksekusinya," terangnya.
Ganti Plat Nomor dan STNK
Mobil rental yang digelapkan oleh Arif ke Martapura melalui jalur laut dengan menggunakan jasa kapal laut melalui pelabuhan Tanjung Kalian Mentok.
Agar bisa menyeberang, STNK dan nomor polisi digantikan dengan mobil milik rekannya, Majid yang kebetulan memiliki jenis mobil dan warna yang sama sehingga bisa menyebrang.
"Sebelumnya kita sudah tanya ke pihak pelabuhan tapi tidak ketemu soalnya surat-suratnya diganti. Tapi kita koordinasi dengan pihak polsek dan polres di sumatera jadi ketemu di Martapura," ungkap Ginting.
Ketiga komplotan tersebut akhirnya ditangkap oleh anggota polsek sungaiselan setelah balik dari Sumsel di daerah bangka selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/syarifudin-ginting_20170426_202909.jpg)