Pengusaha Ini Optimis Buka Bisnis di Bangka Belitung

Pengusaha asal Palembang Suryanto (66) mengaku bisnisnya banyak beredar di Bangka Belitung dibanding di tanah kelahirannya.

Pengusaha Ini Optimis Buka Bisnis di Bangka Belitung
bangkapos.com/Ardhina Trisila Sakti
Pemilik Puncak Suryanto bersama pengelola Puncak yang lain di depan Puncak Swalayan Jalan Depati Hamzah Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pengusaha asal Palembang Suryanto (66) mengaku bisnisnya banyak beredar di Bangka Belitung dibanding di tanah kelahirannya.

Sebabnya pria keturunan Belinyu yang kini berdomisili di Jakarta ini menilai peluang bisnis di Bangka Belitung masih menjanjikan.

Selama empat puluh tahun merintis Puncak di Bangka Belitung. Usaha yang dimiliki Suryanto tak terbatas hanya pada bisnis retail yang menjual berbagai sembako dan sandang, Puncak pun dikenal merambah bisnis perhotelan.

Puncak Swalayan di Jalan Depati Hamzah (Semabung Pangkalpinang) menjadi swalayan cabang ke sepuluh setelah dibangun di Pulau Bangka, Belitung dan Bengkulu. Sementara Puncak Hotel yang direncanakan akan dibangun di dekat Puncak Swalayan akan menjadi Puncak Hotel cabang kelima yang ada di Bangka Belitung dan Bengkulu.

"Kemungkinan di lantai dua akan kita buka arena permainan anak. Kalau di lantai tiga kita lagi tunggu investor. Sedangkan di belakang Puncak Swalayan sini kita akan bangun hotel dengan sembilan puluh kamar. Kami mencoba peluang baru karena sepanjang Jalan Semabung ini kan belum ada hotel dan kami ingin menyedot tenaga kerja lokal," bebernya kepada Bangka Pos, Selasa (23/5)

Hingga kini, Suryanto mengaku sudah merekrut delapan puluh tenaga kerja lokal untuk swalayan Puncak. Ia pun akan merekrut kembali dua puluh orang untuk ditempatkan di arena permainan anak di lantai dua dan membutuhkan empat puluh orang tenaga kerja untuk Puncak Hotel yang akan dibangun 2018 mendatang.

"Saya milih investasi ke Bangka untuk bikin kenang-kenangan orang tua sekaligus kami cinta dengan alam dan lingkungan Bangka," ujar pria yang sekali dalam seminggu rutin bertandang dari Jakarta ke Pulau Bangka ini.

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved