Mang Kalok Ingin Pantai Rebo Jadi Tempat Wisata
Pengusaha hanya membangun jalan agar menjadi kawasan wisata sehingga masyarakat mudah mengakses jalan masuk ke Pantai Mang Kalok.
Penulis: nurhayati | Editor: fitriadi
Dikatakan Mang Kalok setiap hari ia datang ke pantai tersebut bahkan menginap untuk merawat bakau dan cemara di pantai ini karena takut di tebang orang.
Diakuinya tahun 2010 ia diangkat sebagai honorer di Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka oleh Bupati Bangka saat itu dijabat Yusroni Yazid.
"Dia (Yusroni--red) lihat cemara ini kalau bakau belum ada baru mau rencana nanam. Ini tumbuh air surut ditanam cemara. Pada acara tahun 2010 itu Pak Yusroni datang Mang Kalok saya kasih kamu pekerja honorer di BLH kamu kerjanya disini, di laut ini jaga, rawat bersih ini. Tidak ada orang Ikebana memberi saya pekerjaan," cerita Mang Kalok yang sudah berhenti sebagai honorer karena usianya sudah 55 tahun.
Disinggung apakah ada dialog dengan pihak Ikebana untuk menyelesaikan permasalahan ini tetapi Mang Kalok menolaknya dengan alasan sudah tertipu dengan Ikebana.
Dia ingin bekerjasama dengan pihak pengusaha untuk bikin tempat wisata di kawasan Pantai Mang Kalok.
"Pokoknya bikin wisata untuk masyarakat. Kalau bilang bayar otomatis bayar karena orang mengelolanya keluar modal ni. Dak mungkin gratis masuknya ini," tegas Mang Kalok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mang-kalok_20170529_141355.jpg)