Sabtu, 25 April 2026

Rutin Minum Obat Pencernaan, Risiko Mengejutkan Seperti Ini yang Didapat Penderitanya

Obat pencernaan yang dikonsumsi setiap hari oleh jutaan orang di Inggris dapat meningkatkan risiko kematian dini.

Editor: Alza Munzi
http://1.bp.blogspot.com
Ilustrasi 

Risikonya sangat kuat di antara orang-orang yang menggunakan obat ini dalam waktu lama.

Bagi mereka yang menjalani perawatan secara konsisten selama lebih dari enam bulan, risiko kematian meningkat menjadi 31 persen.

Jika digunakan lebih dari setahun, risiko tersebut melonjak lagi menjadi 51 persen.

Para ilmuwan, yang karyanya diterbitkan dalam jurnal terbuka BMJ, mengatakan mereka tidak tahu persis mengapa hal ini mungkin terjadi.

Memang tidak dapat dibuktikan bahwa obat tersebut sebenarnya menyebabkan peningkatan risiko kematian.

Namun mereka mengatakan penelitian terbaru mengindikasikan hubungan antara penghambat pompa proton penyakit ginjal kronis, demensia dan osteoporosis.

Penelitian lain telah menghubungkan obat dengan penuaan sel dan jaringan, masalah yang dikenal sebagai stres oksidatif.

Para ilmuwan menekankan bahwa pasien dapat menggunakan obat-obatan tersebut jika diresepkan dokter.

Namun sebaiknya dihindari jika tidak dibutuhkan.

Mereka menulis,

"Meskipun hasil penelitian kami tidak boleh menghalangi pemberian resep dan penggunaan PPI yang secara medis diindikasikan, mereka dapat digunakan untuk mendorong dan mempromosikan farmakovigilance [memantau efek samping dari obat-obatan berlisensi] dan menekankan perlunya penggunaan yang bijaksana dari PPI dan membatasi penggunaan dan durasi terapi untuk kejadian dimana ada indikasi medis yang jelas dan manfaatnya melebihi potensi risiko."

Penulis menemukan banyak orang dalam penelitian ini menggunakan obat-obatan meskipun gejalanya tidak dirasakan.

Orang-orang ini sebenarnya memiliki risiko kematian yang sedikit lebih tinggi daripada orang-orang yang benar-benar membutuhkan obat-obatan terlarang.

Temuan ini didukung oleh sebuah penelitian di Jerman terhadap 74.000 orang, yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Neurology pada bulan Februari 2016.

Isinya menyarankan orang tua yang menggunakan PPI setidaknya sekali setiap tiga bulan memiliki 44 persen peningkatan risiko demensia dibandingkan dengan mereka yang tidak meminum obatnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved