Kanjeng Dimas Dipenjara, Beginilah Kehidupan Pengikutnya Hingga Rela Lakukan Hal Ini
Sayangnya, takdir berkata lain. Belum lama belajar ilmu agama, Taat Pribadi ditangkap polisi.
"Kami dipertemukan dalam kondisi yang sama, yakni nyaman berada di padepokan ini. jadi apa yang kami bisa, ya kami lakukan disini. contohnya, ada yang pintar mengaji, ya diajarkan mengaji. Ada yang pintar berwirausaha, ya belajar wirausaha. Kami ada, karena padepokan ini. Orang tidak pernah tau apa yang kami rasakan disini," tandasnya.
Yoing mengaku tidak akan pulang ke Jakarta dan akan tetap bertahan di padepokan.
Ia beralasan bahwa padepokan ini menjadi rumahnya. Ia merasa betah dan nyaman berada di padepokan.
"Saya hanya menunggu yang mulia bebas saja. Setelah itu, saya akan kembali belajar di padepokan ini secara utuh seperti dulu bersama yang mulia," tambahnya. (Galih Lintartika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pengikut-dimas-kanjeng_20170712_160832.jpg)