Kamis, 9 April 2026

Mengerikan, Daripada Tertangkap Musuh, Pasukan Panzer SS Ini Lebih Memilih Bunuh Diri

Selama berkuasa, Adolf Hitler banyak memiliki pasukan fanatik yang dikenal kejam. Salah satunya Leibstandarte SS Adolf Hitler

Editor: Iwan Satriawan
Warhistoryonline
Pasukan berani mati Nazi Jerman 

BANGKAPOS.COM--Selama berkuasa, Adolf Hitler banyak memiliki pasukan fanatik yang dikenal kejam.

Salah satunya Leibstandarte SS Adolf Hitler.

Dari sejarahnya, Divisi Leibstandarte SS Adolf Hitler berasal dari satuan pengawal Hitler.

Sebelumnya divisi ini bernama Stabswache (1925) lalu berubah menjadi Schutzstaffel (SS).

Dalam perkembangan berikutnya personil SS berubah menjadi 50 ribu orang dan dipimpin oleh JossepDietricht.

Profil pasukan Leibstandarte-SS Adolf Hitler
Profil pasukan Leibstandarte-SS Adolf Hitler (panzer ace)

Struktur organisasi SS pun ikut berkembang ke dalam sejumlah unit seperti SS-Sonder kommando Zossendan SS-Sonder kommando Juterbog.

Tapi tak berapa lama kemudian dua unit ini digabungkan menjadi satu dengan nama SS-Sonder kommando Berlin.

Karena semua anggota SS-Sonderkommando Berlin sangat loyal terhadap Hitler, nama unitnya pun disesuaikan menjadi Leibstandarte Adolf Hitler (LAH).

Pada April 1934 Heinrich Himmler yang menjabat sebagai Reichfuhrer-SS mengubah lagi nama Leibstandarte Adolf  Hitler menjadi lebih lengkap Leibstandarte SS Adolf Hitler (LLSAH).

Divisi ini kemudian menjadi rival bagi organisasi pengawalan yang didirikan Ernst Rohm bernama Sturmabteilung (SA).

Aksi kekerasan dengan prinsip menghalalkan segala cara dimulai oleh LLSAH ketika pada bulan Juni, unit pembunuh LLSAH, Dead Squad menangkap Ernst Rohm para petinggi SA lainnya untuk dieksekusi tanpa diadili terlebih dahulu.

Peristiwa pembunuhan yang berlangsung di dekat kota Munich itu lalu lebih dikenal dengan nama Night of the Long Knive. Korban pembunuhan para pejabat SA yang berjumlah 177 orang berlangsung hingga bulan Juli.

Sementara unit yang terlibat dalam aksi pembunuhan sistematis itu antara lain Gestapo, LLSAH, dan Goring Landespolizeigruppe.

Ketika Nazi Jerman mulai berambisi untuk menguasai negara-negara sekitarnya, LLSAH pun menjadi kekuatan andalan.

Negara yang kemudian dianeksasi atau dikuasai oleh Nazi Jerman dengan mengerahkan kekuatan LLSAH adalah Austria, Chekoslovakia, dan Polandia.

Sumber: Intisari
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved