Jumat, 10 April 2026

Soal Seks, Ini Pengaruhnya pada Pria yang Disunat dengan Tidak Disunat

Sunat biasanya tidak diwajibkan secara medis, namun dapat dilakukan untuk berbagai alasan (tradisi budaya, keyakinan agama, kebersihan pribadi)

Editor: Iwan Satriawan
Independent
ILUSTRASI 

BANGKAPOS.COM--Sunat mungkin adalah prosedur pembedahan elektif yang paling sering dilakukan pada pria.

Sederhananya, sunat dapat digambarkan sebagai pengangkatan kulit kulup penis, alias preputium.

Sunat biasanya tidak diwajibkan secara medis, namun dapat dilakukan untuk berbagai alasan (tradisi budaya, keyakinan agama, kebersihan pribadi).

Pertanyaannya kemudian, apakah “bebas kulup” benar mempengaruhi gairah — untuk pria atau wanita?

Benarkah penis yang disunat lebih sehat? Apa bedanya penis yang disunat dan tidak?

Satu-satunya perbedaan antara penis yang disunat dan tidak adalah, penis yang tidak disunat masih memiliki kulup yang menempel di ujung kepala penis. Sementara, yang disunat tidak.

Selain itu, tidak ada lagi karakteristik fisik spesifik yang membedakan keduanya. Bagaimana dengan cara kerja atau sensasi yang didapat dari keduanya?

1. Sensitivitas

Penis yang tidak disunat

Kulup mewakili setidaknya sepertiga dari kulit penis. Kulup berfungsi melindungi kepala penis dari abrasi dan kontak langsung dengan pakaian.

Kulup juga bisa meningkatkan rangsangan seksual dengan menggeser atas dan bawah pada batang, merangsang kelenjar dengan bergantian menutup dan mengeksposnya. Hal ini dapat terjadi selama masturbasi atau hubungan seksual.

Kulit kulup akan mengerut mundur saat mendapat ereksi, keberadaannya tidak akan membawa pengaruh besar pada gairah seks Anda dan pasangan, walaupun dengan adanya kulup ini gesekan bisa diminimalisir, dan pelumasan tambahan tidak diperlukan — berkat kehadiran smegma, sekresi cairan yang berada di balik kulit kulup.

Penis yang disunat

Tanpa kulup, kulit kepala penis yang biasanya lembab karena selaput lendir menjadi kering dan semakin menebal sebagai reaksi dari gesekan terus-menerus.

Bagian paling sensitif dari penis sekarang adalah bekas luka sunat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved