Sabtu, 18 April 2026

Fakta Ilmiah Tentang Jenglot Miliki Karakteristik DNA Manusia Tapi Tak Punya Ini

Kemarin warga Surabaya dibuat geger dengan penemuan jenglot di Pantai Watu-Watu, Bulak beberapa waktu lalu

Editor: M Zulkodri
net
Ilustrasi Jenglot 

BANGKAPOS.COM - Kemarin warga Surabaya dibuat geger dengan penemuan jenglot di Pantai Watu-Watu, Bulak beberapa waktu lalu.

Jenglot itu diduga dibuang oleh seseorang yang tidak dikenal diantara bebatuan yang ada di pesisir pantai. Kini benda tersebut diamankan di kantor Kecamatan Bulak.

Banyak orang yang penasaran apa sebenarnya jenglot itu. Rupanya, jenglot pernah diteliti oleh seorang ahli.

Dan saat dilihat hasilnya, penelitian itu menemukan fakta mencengangkan. Selain itu beredar pula berbagai mitos soal makhluk yang dianggap punya energi mistis yang besar.

Apa saja fakta dan mitos seputar jenglot ?

Baca: Waspada ATM di 64 Bank Sudah Dibobol, Polisi Duga Ada Keterlibatan Orang Dalam

Berikut penjabarannya:

1. Hasil DNA

Mengejutkan Seorang peneliti asal UI, Djaja Surya Atmaja berkesempatan meneliti jenglot.

Hasil penelitiannya menunjukkan, bahwa contoh kulit jenglot yang diperiksa memiliki karakteristik sebagai DNA (deoxyribosenucleic acid) manusia.

Namun ia menuturkan masih belum bisa memastikan 100 persen kalau jenglot adalah manusia.

Karena bisa saja penyelidikannya meleset karena sampelnya terkontaminasi. Seperti kulit jenglot yang pernah terpapar olesan darah manusia

Baca: Menteri Susi Pudjiastuti Bocorkan Waktu Soal Dirinya Berdandan, Ternyata Cuma Segini

2. Struktur Tulang

Sementara itu, dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Budi Sampurna DSF di bagian Forensik RSCM, didapat bahwa jenglot tidak memiliki struktur tulang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved