Leisure Bangka Belitung
Komunitas Multicopter Sungailiat, Terbang Tanpa Pilot Promosikan Wisata
Kecil dan unik, memiliki baling-baling, menyerupai pesawat atau helikopter. Benda bernama drone itu
"Kendala yang paling fatal adalah ketakutan, seperti yang baru punya, biasanya bingung mulainya dari mana, cara menghidupanya dari mana, cara mematikan ketika darurat, ketika lost signal, itu yang perlu kita edukasikan kepada temen-teman yang baru. Intinya jangan panik," kata Baloy, seraya memastikan, mereka sebulan sekali kumpul untuk membahas masalah-masalah yang terjadi.
Yang jelas, penggunaan drone memilki sisi positif, berguna bagi banyak orang, antara lain sebagai ajang promosi wisata.
Menggunakan drone, orang dapat mengexplore tempat-tempat wisata melalui foto udara atau video dari ketinggian.
"Kalau saya sendiri memiliki drone ini untuk hobi saja, buat foto-foto atau video. Makanya saya beli drone yang kecil dan simple, biar enak dibawa kemana-mana. Tapi sebagian kawan-kawan disini, drone untuk keperluan kerja. Mereka rata-rata yang punya drone di komunitas kita ini adalah fotografer dan videografer," kata Baloy seraya menjelaskan, drone yang dimiliki Komunitas Multicopter Sungailiat, bervariasi, seperti DJI phantom, spark, mavic, harga Rp 6 juta hingga puluhan juta rupiah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ketua_20180729_185902.jpg)