Pilpres 2019

Budayawan Sujiwo Tedjo Tanggapi Ancaman Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Mundur dari Pilpres 2019

Menurut Sudjiwo Tedjo, ancaman kubu Prabowo bukanlah bentuk kritik terhadap Jokowi.

Budayawan Sujiwo Tedjo Tanggapi Ancaman Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Mundur dari Pilpres 2019
kolase/tribunwow
Prabowo Subianto dan Sudjiwo Tedjo. Prabowo akan mengundurkan diri dari Pilpres 2019 jika menemukan potensi kecurangan. 

Menurut Djoko Santoso, salah satu potensi kecurangan dalam Pilpres 2019 ialah diperbolehkannya penyandang disabilitas mental atau tuna grahita menggunakan hak pilihnya.

"Karena memang ini sudah luar biasa. Masak orang gila suruh nyoblos," katanya.

"Tuhan saja tidak memberi tanggung jawab kepada orang gila. Masak kami memberi tanggung jawab nyoblos," imbuhnya.

Djoko pun menyampaikan akan mendukung Prabowo Subianto jika benar mengundurkan diri dari kontestasi pilpres meskipun ada ancaman pidana.

"Saya dukung dong, dia pimpinan saya. Karena kami lulus SMA, 18 tahun (masuk TNI) itu sudah teken kontrak, ada itu. Bahwa prajurit itu akan bertugas menegakkan keadilan dan kebenaran. Pidana, pidanakan saja. Kami sudah kontrak mati kok," jelasnya.

Soal ini Sudjiwo Tedjo turu menanggapi pernyataan Djoko Santoso.

Menurut Sudjiwo Tedjo kubu Jokowi bisa menyampaaikan hal yang sama dengan Prabowo untuk mundur dari kontestasi Pilpres 2019.

Baca: Istri Kedua Ustaz Arifin Ilham Curhat Soal Dirinya dan Istri Pertama saat Sang Suami Sakit

 

"Menurutku ini bukan kritik ke Pak Jokowi sbg presiden tp ke KPU.

KPU, penyelenggara Pilpres, adalah lembaga independen.

Dgn logika yg sama, Pak Jokowi sbg capres bisa menyampaikan akan mundur dr

kontestasi pilpres bila mengedus ada potensi kecurangan." tulis  Sudjiwo Tedjo di Twitter.

(Tribunnewsbogor.com, Sanjaya Ardhi)
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved