Cerita Nenek 60 Tahun di Gunungkidul Digigit Ular Tanah, Lalu Muntah Darah dan Tanganya Melepuh

Digigit Ular Tanah, Nenek 60 Tahun di Gunungkidul Muntah Darah dan Tanganya Melepuh

Cerita Nenek 60 Tahun di Gunungkidul Digigit Ular Tanah, Lalu Muntah Darah dan Tanganya Melepuh
TRIBUNjogja.com | Wisang Seto Pangaribowo
masinah warga RT 01/RW 07 Padukuhan Bulurejo Desa Monggol, Kecamatan Saptosari digigit ular hingga mengalami tangan melepuh 

Dari informasi yang didapat Tribunjogja ular tanah memiliki nama ilmiah Calloselasma Rhodostoma.

Dia termasuk kategori ular berbisa dan agresif.

Baca: Mulan Jameela Beberkan Rahasia Dapurnya Sampai Ahmad Dhani Tak Pernah Menolak Masakan Sang Istri

Ular Piton Tepergok Mendesis Intai Ayam Milik Warga, Panjangnya Nyaris Sama dengan Bus Pariwisata

Ular tanah sendiri masuk dalam anak suku Crotalinae (Bandotan Berdekik), ular tanah menyebar di kawasan Asia Tenggara.

Ular ini sering dikenal dengan berbagai nama seperti Bandotan, Bedoy, Oray Lemah, Oray Gibug, ular Edor, dan dalam bahasa Inggris sering dikenal dengan Malayan Pit 
Viper.

Berikut beberapa fakta tentang ular tanah, seperti dilansir dari Thailandsnakes.com:

1. Banyak Ditemukan di Asia Tenggara

Nama latin ular tanah adalah Calloselasma rhodostoma, yang dalam bahasa Inggrisnya disebut Malaysian Pit Viper.

Ular ini banyak ditemukan di Asia Tenggara seperti Thailand, Laos, Kamboja, Jawa, Sumatra, Malaysia, Vietnam, Myanmar, dan bahkan China.

Baca: Kabar Gembira, CPNS 2019 Segera Dibuka: Ini Info Jadwal dan Formasi yang Diterima

2. Ciri Tubuh

Halaman
1234
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved