Breaking News:

Motif Pria Berotot Keroyok Prajurit TNI hingga Tewas Dibongkar Polisi, Ternyata Ada Masalah Soal Ini

Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan bahwa dugaan motif pengeroyokan tersebut adalah salah paham

HO - via Tribun Timur
Kartu Tanda Prajurit TNI milik Kopda Lucky Prasetyo. 

Dari empat orang yang diamankan tersebut, tiga orang terduga pelaku dinyatakan sebagai tersangka.

"Kita lakukan pengembangan, kemudian diketahui identitas para pelaku, lalu dilakukanlah penangkapan terhadap empat orang. Namun dari empat orang saat dilakukan pendalaman dan pemeriksaan, tiga orang kita jadikan sebagai tersangka," ucap Kombes Pol Ibrahim.

Sementara satu orang lainnya masih terus didalami keterlibatannya.

"Yang satu orang sedang kita dalami perannya masing-masing di kejadian tersebut, namun sampai saat ini baru tiga orang yang kita tetapkan sebagai tersangka," jelas Kombes Pol Ibrahim.

Kombes Pol Ibrahim menuturkan, ada korban lain atas insiden pengeroyokan tersebut.

Setidaknya ada tiga korban dalam insiden ini. Para korban berinisial LP, A, dan HH.

Sementara tiga orang pelaku yang sudah dinyatakan sebagai tersangka yakni H, A, dan juga AS.

"Kita tidak menyebutkan namanya langsung baik korban maupun tersangka, ini untuk menjaga rasa kemanusiaan di antara pelaku dan korbannya," kata Kombes Pol Ibrahim.

“Kejadian ini korbannya ada tiga orang yaitu LP, A, kemudian HH, kemudian setelah kita periksa ternyata ada korban lain yang merupakan efek dari pelaku tersebut," bebernya.

Rekaman CCTV
Sementara itu, sebuah rekaman CCTV kasus pengeroyokan yang menimpa anggota TNI AD Kopda Lucky Prasetyo (36) beredar luas di media sosial.

Dikutip dari akun Facebook T dan T dalam kirimannya ke grup Info Lalulintas dan Kriminal, Sabtu (29/6/2019), tampak korban sedang dikeroyok oleh empat orang pria.

Empat orang pelaku tampak berbadan kekar, ada yang mengenakan kaos pendek berwarna pink, dan lainnya menggunakan kaos berwarna putih.

Halaman
1234
Editor: Edi Yusmanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved