Breaking News:

Habibie Meninggal Dunia

Saat Kecil Habibie Cerewet dan Punya Rasa Ingin Tahu Tinggi, Jenius Lewat Pola Asuh Ayahnya

Yang paling fenomenal dari BJ Habibie adalah kejeniusannya dalam bidang teknologi penerbangan sehingga ia memperoleh gelar doktor di Jerman.

Agri/tribunbatam
Foto terakhir saat Habibie melakukan kunjungan ke Batam, 29 April 2019 

Rudy pun puas atas jawaban ayahnya itu.

Itulah yang selalu dilakukan ayahnya setiap kali Rudy bertanya segala sesuatu, dijawab dengan cara sesederhana mungkin agar bisa dipahami anak kecil.

Dengan cara itulah, keingintahuan Rudy terus tumbuh dan terasah sampai dewasa.

Namun, ayahnya tidak setiap saat selalu ada saat Rudy ingin bertanya sesuatu.

Ingin Bayi Cerdas? Ibu Harus Konsumsi 7 Makanan Ini saat Hamil

Hasilnya, usia 4 tahun, Rudy sudah lancar membaca dan rajin melahap buku-buku yang disediakan ayahnya.

Pendek kata, sejak usia empat tahun, buku menjadi cinta pertama Rudy dan membaca menjadi bagian hidupnya.

Rudy membaca buku apa saja, mulai ensiklopedia sampai buku cerita.

Buku-buku karya Leonardo Da Vinci dan buku fiksi ilmiah karya Jules Verne menjadi buku-buku favorit Rudy.

Rudy pun senang sekali membuka buku-buku dalam bahasa Belanda.

Setiap menemukan kata-kata yang sulit dan tak dipahami, Rudy tak segan bertanya pada orang tuanya sehingga akhirnya orang tuanya membelikan kamus Indonesia-Belanda sehingga bisa belajar sendiri.

Kegemarannya membaca ini rupanya berefek samping.

Rudy jadi terus mengurung diri di kamar dan harus dipaksa untuk keluar.

Rudy juga menjadi anak yang gagap karena tidak terbiasa berbicara dengan orang di luar rumah.

Literasi baca dan sains Apa yang dilakukan Alwi pada Rudy merupakan salah salah praktek penanaman kebiasaan membaca di rumah.

Yang lebih spesifik lagi, cara Alwi menjawab setiap pertanyaan anaknya itu merupakan salah satu metode penanaman literasi sains di keluarga.

Awalnya Disapa Rudy tapi Setelah Bertemu Guru Mengaji Kapten Arab Akhirnya Dipanggil Habibie

Melalui cara Alwi tersebut, Rudy tumbuh menjadi manusia yang gemar mencari setiap masalah dan menemukan solusinya, termasuk dalam teknologi kedirgataraan yang membuatnya menjadi pakar ilmu penerbangan yang terkenal di dunia.

Saat peluncuran buku biografinya “Rudy, Kisah Masa Muda Sang Visioner” (12/10/2015) BJ Habibie mengatakan: "Saya dari lahir, cuma butuh tidur empat jam, selebihnya yang dua puluh jam, panca indera saya menyerap lingkungan sekitar dan bertanya-tanya," kata Habibie.

Karena panca inderanya sangat aktif, lanjut Habibie, saat kecil dirinya sudah mulai bertanya-tanya dan kalau tidak bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan, ia pun menangis.

Sebelum Meninggal Dunia, Habibie Titip Pesan Khusus Untuk Bangsa Indonesia Melalui Sahabatnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Masa Kecil BJ Habibie, Anak Cerewet yang Punya Rasa Ingin Tahu Tinggi

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved