Kamis, 16 April 2026

Seputar G30S/ PKI (2): Inilah Bedanya PKI, Sosialisme, Komunisme, Marxisme, dan Leninisme

Dari film berdurasi 4 jam 31 menit itu kita tahu bahwa PKI adalah kelompok kejam dan brutal yang menyiksa para jenderal di tahun 1965.

Editor: Teddy Malaka
Istimewa
Sampul Film 'Pengkhianatan G 30 S PKI'. 

Jika kita urutkan secara linear sesuai garis waktu, dari lima terminologi di atas, yang pertama muncul adalah sosialisme.

Mengutip pejelasan Franz Magnis Suseno dalam bukunya Pemikiran Karl Marx, dari Sosialisme Utopis ke Perselisihan Revisionisme (2003), sosialisme adalah sebuah gagasan kuno tentang kepemilikan bersama.

Gagasan ini berkeyakinan, dunia akan menjadi lebih baik jika tidak ada kepemilikan pribadi. Kekayaan dunia merupakan milik semua orang.

Konflik masyarakat, demikian keyakinan sosialisme, didasarkan atas kepentingan mengejar keuntungan pribadi. Gagasan ini sudah muncul sejak zaman Yunani Kuno.

Selanjutnya, seturut garis linear waktu, gagasan sosialisme inilah yang menjadi dasar bagi Karl Marx, seorang filosof, sosiolog, dan ahli ekonomi abad ke-19, menelurkan teori yang meramalkan keruntuhan kapitalisme akibat pertentangan kelas.

Kapitalisme secara sederhana dimengerti sebagai sistem ekonomi yang dikendalikan perseorangan demi mengejar keuntungan pribadi.

Karl Marx.SHUTTERSTOCK Karl Marx.

Sistem kapitalisme ini mengemuka di zaman Marx dalam wujud revolusi industri. Mesin-mesin ditemukan. Alat-alat produksi dikuasai oleh para pemilik modal dan rakyat kebanyakan bekerja kepada para pemilik modal ini sebagai buruh.

Realitas sosial era revolusi industri ini dipotret Marx dalam teori kelasnya. Ia membagi masyarakat dalam dua kelas yaitu kelas pemilik modal (borjuis) atau alat produksi dan kelas pekerja (proletar). Marx menuliskan gagasannya dalam buku yang amat terkenal: Das Kapital.

Marx berpendapat pertentangan kelas adalah sumber masalah hidup. Kapitalisme, atau pertentangan borjuis dengan proletar yang semakin menguat, diramal Marx bakal mendorong terjadinya revolusi.

Marx sangat yakin kaum proletar yang akan memenangkan revolusi ini. Kelas proletar, ramal Marx, bakal menghapus kelas di masyarakat.

Tidak ada kepemilikan individual. Semua dibagi sama rata untuk dunia yang lebih baik dan sejahtera.

Ajaran Marx tentang teori kelas dan kehancuran kapitalisme disebut Maxisme.

Marxisme tidak sama dengan komunisme.

Komunisme adalah gerakan dan kekuatan politik Partai Komunis yang dibentuk Vladimir Ilyic Ulyanov yang dikenal juga dengan Lenin yang menggerakkan Revolusi Oktober 1917.

Revolusi Oktober dikenal juga dengan sebutan Revolusi Bolshevik. Terjadi pada 25 Oktober 1917, gerakan politik Partai Komunis pimpinan Lenin merebut kekuasaan dan membentuk negara sosialis pertama di dunia yang disebut Uni Soviet.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved