TUBUH Bocah 4 Tahun Diduga Dimakan Biawak, Fakta Ini Didukung Temuan Kulit Reptil di Jasadnya

Setelah sekitar seminggu lalu anaknya ditemukan tewas tanpa kepala di Samarinda, Melisari kini menuturkan kesaksiannya soal Yusuf.

TribunKaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
PENEMUAN MAYAT- Erki, warga RT 30, Kelurahan Teluk Lerong Ilir menunjukkan lokasi penemuan mayat tanpa kepala di parit aliran sungai Karang Asam Kecil, tepatnya di kolong rumah tetangganya, Jalan Antasari 2 Gang 3, Samarinda Ulu, Minggu (8/12/2019) 

BANGKAPOS.COM - Kasus tewasnya bocah tanpa kepala di Samarinda, Yusuf membuat sang ibunda Melisari (30) angkat suara.

Setelah sekitar seminggu lalu anaknya ditemukan tewas tanpa kepala di Samarinda, Melisari kini menuturkan kesaksiannya soal Yusuf.

Balita berinisial AY itu dikabarkan hilang sejak tanggal 22 November 2019 saat dititipkan oleh orangtuanya di salah satu PAUD yang tak jauh dari rumahnya.

Namun, AY baru berhasil ditemukan pada Minggu (8/12/2019) dengan kondisi sudah meninggal dunia serta organ tubuhnya ada yang hilang.

Temuan mayat balita tanpa kepala itu membuat Melisari ungkap gelagat aneh sang putra saat akan dititipkan di PAUD.

Kesaksian itu diungkap Melisari saat diwawancarai Aiman Kompas Tv dilansir TribunJakarta pada Selasa (17/12).

Melisari menuturkan, sang putra memiliki sifat penakut terhadap air.

TUGAS Bos Pertamina Ahok BTP hingga Ancaman Jokowi ke Pengimpor Migas, Kamu Hati-hati Saya Ikuti

"Kalau saat kejadian itu kondisi tak becek setelah hujan, itu mungkin. Tetapi pasti dia jalan juga tak terlalu jauh," ucap Melisari.

Melisari menilai, jarak antara PAUD dan lokasi ditemukannya Yusuf balita tewas tanpa kepala itu cukup jauh.

Tak hanya itu, Melisari juga menyoroti adanya pernyataan saksi soal Yusuf diduga dijemput oleh seseorang dengan menggunakan motor.

Berkaitan dua hal tersebut serta melihat kondisi terakhir sang anak saat ditemukan, Melisari menuturkan tak mungkin anaknya jadi korban penculikan.

"Melihat kondisi terakhir anak saya seperti itu tak mungkin (red: penculikan)," beber Melisari.

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved