Rabu, 8 April 2026

Kasus Penusukan

Ducunli Mengaku Bersalah: Saya Menyesal dan Meminta Maaf

Pelaku penusukan Ducunli (32) mengaku telah melakukan penusukan terhadap dua warga Desa Batu Belubang, Pangkalanbaru, Bangka Tengah

Penulis: Yuranda | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Yuranda
Ducunli pelaku Penusukan Dua Warga Batu Belubang, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, di Polres Pangkalpinang, Senin (23/12/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pelaku penusukan Ducunli (32) mengaku telah melakukan penusukan terhadap dua warga Desa Batu Belubang, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Sabtu (21/12/2019) siang.

Ducinli mengatakan, saat itu ia ada keperluan kerja jadi lewat di daerah kebintik. Saat lewat ada yang teriak di situ, dan ia berhenti. Kata Ducunli saat itu dirinya sempat bertanya ada apa kepada orang yang berteriak itu. 

"Teman korban bilang debu jangan ngebut, dan saya bilang saya sudah pelan. Tapi anginnya kencang, terus saya disuruh pulang dan saya minta maaf terus disuruh pulang," kata Ducunli, pelaku penusukan dua warga Batu Belubang, Senin (23/12/2019).

Sedangkan korban satunya, lanjut Ducunli yang jaraknya jauh dari dirinya (mungkin) kurang mendengar langsung emosi, dan langsung mengambil sekop mengejar dirinya sambil berkata kasar.

Kapolres Pangkalpinang Ungkap Asal Usul Pelaku Penusukan Warga Batu Belubang

Terungkap Identitas Pelaku Penusukan Warga Desa Batu Belubang

Gubernur Babel: Jangan Anarkis, Ayo Junjung Tinggi Etika

"Saya tersinggung, waktu itu saya pakai kendaraan roda empat merk Grand Livina warna hitam, terus saya ambil motor saya yang dipakai anak buah saya di kontrakan daerah sampur. Kemudian saya balik lagi ke tempat tadi (saat ketemu korban). Saya lakukan penusukan terhadap mereka," ujarnya.

Ducinli mengaku penusukan dilakukannya seorang diri. Lanjut dia, usai menusuk korban dirinya langsung putar balik pulang ke kampungnya.

"Saya melakukannya sendirian. Saya tidak kenal korban. Waktu itu saya kabur karena saya takut misal menunggu saya bisa mati. Saya menyesal dan meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban," kata Ducunli penuh sesal.

Kapolres Ungkap Identitas Pelaku Penusukan

Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono menyampaikan sesuai dengan data yang ada di kartu tanda penduduk (KTP), Pelaku Ducunli lahir di Taboali, Bangka Selatan.

"Pelaku lahir di Toboali, dengan alamat Jalan Damai, Taboali Bangka Selatan," kata Kapolres saat menggelar konferensi pers terkait penangkapan pelaku penusukan terhadap dua warga Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Kapolres juga mengatakan, pelaku penusukan hanya satu orang.

"Temannya itu tidak tau apa apa, dan waktu diajak ke sana juga dia tidak tahu juga. Sehingga kami hanya mengamankan satu pelaku penusukan," kata Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono, Senin (23/12/2019).

AKBP Iman Risdiono mengungkapkan, pelaku bekerja di daerah Desa Sampur, Pangkalanbaru, Bangka Tengah tersebut. 

"Waktu lewat, pelaku ditegur oleh korban jangan kebut- kebutan menggunakan mobil tersebut, pelaku ini tidak terima dikarenakan ada rekan korban yang bicara kasar kepada pelaku. Lalu pelaku pulang ke kontrakan dan langung mengambil motor, pergi ke tempat pertama saat berjumpa korban dan langsung menusuk korban dari atas motor, " ujarnya Kapolres merinci kronologi kejadian.

Kapolres menambahkan, mengenai senjata tajam pelaku memang sudah ada di motor, dan setia hari dibawa pelaku.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved