Sabtu, 11 April 2026

Kasus Penusukan

Tanggapi Kasus Penusukan, Bupati Bangka Tengah Minta Warga Bersabar dan Tidak Bertindak Anarkis

Bupati Bateng Ibnu Saleh mengajak agar masyarakat Desa Batu Belubang dapat menjaga situasi agar tetap kondusifitas

Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Pelaku Penusukan, Dua Warga Batu Belubang, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, di Polres Pangkalpinang, Senin (23/12/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Menyikapi konflik yang terjadi di Desa Batu Belubang Kabupaten Bangka tengah (Bateng), Bupati Bateng Ibnu Saleh mengajak agar masyarakat Desa Batu Belubang dapat menjaga situasi agar tetap kondusifitas daerahnya dan menyerahkan kasus ini untuk ditangani oleh pihak kepolisian.

"Masyarakat dimohon untuk tetap tenang dan bersabar, karena kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, dan sudah tertangkap untuk diproses sesuai dengan aturan yang berlaku," imbau Ibnu, Senin (23/13/2019) kepada Bangkapos.com saat dikonfirmasi melalui telepon.

Orang nomor satu di Kabupaten Bateng ini juga meminta agar masyarakat tidak bertindak anarkis, dan rencananya hari ini Ibnu mengatakan akan mengunjungi korban penikaman tersebut.

Imbauan juga disampaikan oleh Wakil Bupati Bateng Yulianto Satin, ia berharap agar masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusifitas.

Ia mengatakan jika semalam (22/12/2019)  sudah dihubungi oleh Kapolres Pangkalpinang, yang mengabarkan bahwa terduga pelaku penusukan warga Batu Belubang sudah ditangkap.

"Berikanlah kesempatan kepada penegak hukum untuk memproses ini, jangan anarkis, jangan terprovokasi, jaga kampung kita agar tetap kondusif," kata Yulianto, Senin (23/12) kepada Bangkapos.com

Yulianto juga mengatakan, jika hari ini pihaknya akan rapat dengan Wakil Gubernur Provinsi Babel Abdul Fatah, beserta forkopimda provinsi dan kabupaten, dan Kapolres Pangkalpinang, untuk membahas permasalahn di Desa Batu Belubang. 

Konferensi pers, Pelaku Penusukan Terhadap Dua Warga Desa Batu Belubang  Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Senin (23/12/2019)
Konferensi pers, Pelaku Penusukan Terhadap Dua Warga Desa Batu Belubang Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Senin (23/12/2019) (Bangkapos.com/Yuranda)

Jangan Libatkan Warga Selapan yang Tak Bersalah

Menanggapi kejadian ini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga Tokoh Agama Kabupaten Bateng Hasyim Sya'roni mengimbau kepada masyarakat Bangka Tengah (Bateng) agar bisa menahan diri.

Ia juga berharap agar warga Selapan yang tidak bersalah agar tidak dilibatkan sehingga agar situasi di Desa Batu Belubang tetap kondusif dan aman.

Imbauan ini disampaikannya terkait kasus penusukan Warga Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, yang sebelumnya diduga dilakukan oleh oknum warga Selapan, terhadap dua orang korban yang merupakan ayah dan anak warga Desa Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

"Namanya oknum kan itu pribadi orang, kepada yang lain, yang tidak bersalah agar jangan dilibatkan,"  kata Hasyim, kepada Bangkapos.com, Minggu (22/12/2019).

Dia meminta agar warga jangan mudah terpengaruh jika ada ajakan yang kurang baik, menurutnya perlu di analisa dan dipahami terlebih dahulu, agar tidak mudah tersulut emosi.

"Harapan saya agar semua bisa menahan diri, melihat sebab musababnya, jangan sampai melebar ke daerah-daerah lain, harus ada kesabaran sebagai orang yang beriman," imbau Hasyim.

Jangan Anarkis

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved