Minggu, 26 April 2026

Kasus Penusukan

Tanggapi Kasus Penusukan, Bupati Bangka Tengah Minta Warga Bersabar dan Tidak Bertindak Anarkis

Bupati Bateng Ibnu Saleh mengajak agar masyarakat Desa Batu Belubang dapat menjaga situasi agar tetap kondusifitas

Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Pelaku Penusukan, Dua Warga Batu Belubang, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, di Polres Pangkalpinang, Senin (23/12/2019) 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal Pasal 351 tentang penganiayaan, dan diancam kurungan selama lima tahun.

Ducunli Minta Maaf

Pelaku penusukan Ducunli (32) mengaku telah melakukan penusukan terhadap dua warga Desa Batu Belubang, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Sabtu (21/12/2019) siang.

Ducunli mengatakan, saat itu ia ada keperluan kerja jadi lewat di daerah kebintik. Saat lewat ada yang teriak di situ, dan ia berhenti. Kata Ducunli saat itu dirinya sempat bertanya ada apa kepada orang yang berteriak itu. 

"Teman korban bilang debu jangan ngebut, dan saya bilang saya sudah pelan. Tapi anginnya kencang, terus saya disuruh pulang dan saya minta maaf terus disuruh pulang," kata Ducunli, pelaku penusukan dua warga Batu Belubang, Senin (23/12/2019).

Sedangkan korban satunya, lanjut Ducunli yang jaraknya jauh dari dirinya (mungkin) kurang mendengar langsung emosi, dan langsung mengambil sekop mengejar dirinya sambil berkata kasar.

"Saya tersinggung, waktu itu saya pakai kendaraan roda empat merk Grand Livina warna hitam, terus saya ambil motor saya yang dipakai anak buah saya di kontrakan daerah sampur. Kemudian saya balik lagi ke tempat tadi (saat ketemu korban). Saya lakukan penusukan terhadap mereka," ujarnya.

Ducunli mengaku penusukan dilakukannya seorang diri. Lanjut dia, usai menusuk korban dirinya langsung putar balik pulang ke kampungnya.

"Saya melakukannya sendirian. Saya tidak kenal korban. Waktu itu saya kabur karena saya takut misal menunggu saya bisa mati. Saya menyesal dan meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban," kata Ducunli penuh sesal.

KTP milik sosok yang diduga pelaku penusukan
KTP milik sosok yang diduga pelaku penusukan (Istimewa)

Terbongkar

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bangka Selatan, Benny Supratama mengatakan Ducunli (32), pelaku penusukan terhadap 2 warga Desa Batu Belubang merupakan warga Kabupaten Bangka Selatan.

Sebelumnya beredar informasi bahwa pelaku diduga berasal dari Selapan, Sumatera Selatan. 

Ketika dikonfirmasi Bangkapos.com, Benny menyebutkan secara detail blanko KTP Ducunli dicetak pada Jumat, (20/12/2019) untuk menggantikan blanko KTP lama yang telah rusak.

"Jumat lalu pihak kami mengganti KTP bersangkutan lantaran KTP lamanya sudah rusak," ucap Benny pada Senin, (23/12/2019).

Sementara itu, berdasarkan pemberitaan Bangkapos.com, kasus penusukan oleh Ducunli terhadap 2 warga Batu Belubang terjadi pada Sabtu (21/12/2019) petang. Itu berarti pencetakan KTP atas nama Ducunli itu sehari sebelum kejadian penusukan terhadap 2 warga Desa Batu Belubang.

Lebih lanjut Benny menyebutkan dalam pencetakan ini memang berkas yang dimiliki oleh yang bersangkutan terdata lengkap dan merupakan warga Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Konferensi pers penangkapan pelaku penusukan terhadap dua warga desa Batu Belubang Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Senin (23/12/2019)

(Bangkapos.com/Muhamad Rizki/Jhoni Kurniawan/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved