Kriminalitas

Edarkan Sabu di Lokasi TI, Amir Diringkus Tim Polres Bangka Tengah di Pantai Amir Desa Perlang

Edarkan narkotika jenis sabu kepada pekerja Tambang Inkonvensional (TI), Amir (26) warga Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar

Edarkan Sabu di Lokasi TI, Amir Diringkus Tim Polres Bangka Tengah di Pantai Amir Desa Perlang
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Kabag Ops Polres Bateng Kompol Andi Purwanto saat mengelar konfrensi pers terkait penangkapan Amir dalam kasus narkoba, Jumat (17/1/2020) di Polres Bangka Tengah 

Edarkan Sabu di Lokasi TI, Amir Diringkus Tim Polres Bangka Tengah di Pantai Amir Desa Perlang

BANGKAPOS.COM-- Edarkan narkotika jenis sabu kepada pekerja Tambang Inkonvensional (TI), Amir (26) warga Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar diringkus Sat Res Narkoba Polres Bangka Tengah (Bateng),

Amir ditangkap pihak kepolisian, sekitar  pukul 14.30 WIB di Pantai Amir Kelurahan Arung Dalam Kecamatan Koba, Rabu (15/1/2020).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabag Ops Polres Bateng Kompol Andi Purwanto dalam press rilis yang diadakan di kantor Polres Bateng, Jumat (17/1/2020).

Perwira melati satu itu mengatakan jika pelaku mengedarkan atau memperjual belikan kepada pekerja TI di sekitaran Desa Perlang, Desa Kulur, dan Desa Trubus.

Saat ditanyakan apakah dalam pergerakannya Amir memiliki sindikat atau bergerak sendiri, Andi mengatakan, pihaknya sampai dengan saat ini masih melakukan pemeriksaan secara intens kepada pelaku.

"Berdasarkan keterangan tersangka, memang ada beberapa orang yang kita sedang laksanakan penyelidikan, mungkin terkait peredaran narkotika di wilayah Bateng," ungkap Andi, Jumat (17/1) kepada awak media.

Dari penangkapan tersebut pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 8.85 gram senilai Rp 14 juta, satu unit sepesa motor Yamaha Vixion dan STNK, satu unit handphone Nokia warna biru beserta simcard, satu buah plastik strip bening kosong, dan satu buah kantong plastik warna putih.

Andi menjelaskan, pelaku diancam dengan hukuman pasal 114 ayat (1) UU No.35 tahun 2019 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama selama 20 tahun, dan pidana paling banyak Rp 10 Miliar.

Saat diwawancarai Amir mengaku, sudah mengedarkan narkoba di wilayah Bangka Tengah selama tiga bulan ke belakang.

Menurutnya, barang haram tersebut ia dapatkan dari Kota Pangkalpinang.

(Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved