Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Info Kesehatan - Kenali Gejala Hiperteroid, Ini Kata dr Denny Mengenai Penanganannya

Hipertiroid merupakan penyakit dikarenakam kadar hormon tiroid banyak di dalam tubuh.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Dedy Qurniawan
Ist/Siloam
Dokter Spesialis Dalam Siloam Hospital Bangka Tengah dr Denny Moniaga,SpPD 

Kenali Gejala Hiperteroid, Ini kata dr Denny Mengenai Penanganannya

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hipertiroid merupakan penyakit dikarenakam kadar hormon tiroid banyak di dalam tubuh.

Dokter Spesialis Dalam Siloam Hospital Bangka Tengah dr Denny Moniaga,SpPD menjelaskan mengenai gejala hipertiroid dan penanganannya.

"Gejala penyakit ini paling sering berdebar-debar, sulit tidur, tidak tahan terhadap cuaca panas, berat badan turun, diare, demam, dan bisa lemas. Kalau tidak diobati bisa lemas pada kedua kaki secara tiba-tiba karena kekurangan kalium,"kata dr Denny saat dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (25/2/2020).

Lebih lanjut, ia menjelaskan dalam penanganannya secara umum diberikan obat untuk menurunkan hormon tiroid dalam jangka panjang lebih dari satu tahun.

Akan tetapi bila karena tumor atau kista bahkan bisa sampai dioperasi.

"Kalau lama penyembuhan itu tergantung penyebab dan tingkat keparahan penyakit saat datang berobat, kalau masih tahap awal 1-2 minggu sudah terasa lebih enak badan pasien," jelasnya.

Selanjutnya, mengenai pencegahan, ia menuturkan penyakit ini sulit dicegah karena disebabkan adanya kista dan tumor di kelenjar tiroid dan autoimun.

"Adapun makanan yang perlu dihindari kalau menderita hipertiroid itu seafood seperti kepiting, kerang, udang. Karena makanan tersebut mengandung banyak yodium," beber dr Denny.

Saat disinggung mengenai beberapa literatur menunjukan penyebab hipertiroid juga dikarenakan mengkonsumsi air atau makanan mengandung logam berat.

Ia mengatakan hal tersebut mekanismenya belum diketahui.

Tetapi bila menkonsumsi air mengandung logam berat tentu aka berbahaya bagi tubuh, apalagi dalam jumlah yang banyak.

"Keracunan timbal misalnya pada anak-anak bisa gangguan tumbuh kembang, pada orang dewasa bisa gangguan pada saraf seperti kesemutan tangan, mual, dan sakit kepala,"ucapnya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved