Jumat, 17 April 2026

Jika Merasa Terkena Paparan Virus Corona, Kapan Harus ke Dokter?

Namun jika gejalanya lebih parah, seperti demam yang tak kunjung hilang, sesak napas, dan lesu, maka itu saatnya untuk menghubungi dokter.

Editor: suhendri
Bangkapos.com
Ilustrasi virus corona 

Jika kita atau seseorang yang kita rawat berada dalam kondisi mengerikan --seperti napas pendek, kurang responsif, pucat atau punya tekanan darah rendah-- segera berkonsultasi pada dokter.

Demikian kata Amesh Adalja, seorang ahli penyakit menular di Johns Hopkins Center for Health Security.

Jika kita memutuskan untuk mendatangi ruang gawat darurat atau bertemu dokter, pastikan menelepon terlebih dahulu sehingga mereka dapat siap melindungi pasien lain ketika kita tiba.

Guna mencegah sakit, Centers for Disease Control and Prevention menyarankan kita menghindari orang-orang yang menunjukkan gejala, tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut, dan cuci tangan secara menyeluruh.

Ini berarti mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya 20 detik.

Jika tidak tersedia, gunakan pembersih tangan berbasis alkohol 60 persen.

Tidak perlu memakai masker jika kita tidak sakit.

Masker digunakan oleh orang yang menunjukkan gejala virus corona untuk membantu mencegah penyebaran penyakit ke orang lain. (Kompas.com/Gading Perkasa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Merasa Terpapar Virus Corona, Kapan Harus ke Dokter?

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved