Virus Corona
Apa Itu Social Distancing?
Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, inti dari lockdown adalah social distancing.
3. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut
Tangan menyentuk banyak permukaan, dan di sana kemungkinan juga ada virus.
Jika terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut.
Dari sana, virus masuk ke tubuh dan bisa membuat sakit.
4. Lakukan kebersihan pernapasan
Kebersihan pernapasan berarti menutupi mulut dan hidung dengan siku tertekuk atau tisu saat Anda batuk atau bersin.
Jika menggunakan tisu, segera buang tisu bekas itu. Hal ini harus dilakukan karena tetesan cairan yang keluar dari mulut dan hidung saat batuk atau bersin dapat menyebarkan virus ke orang lain.
• Jakarta Tanggap Darurat Bencana Covid-19, Anies Baswedan Minta Masyarakat Patuhi Social Distancing
Dengan mengikuti kebersihan pernafasan yang baik Anda melindungi orang-orang di sekitar ari virus seperti flu dan COVID-19.
5. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, cari perawatan medis sejak dini
Jika Anda merasa tidak sehat, tetaplah di rumah.
Jika Anda mengalami demam, batuk, atau sulit bernapas, segera cari bantuan medis.
Jangan lupa ikuti arahan otoritas kesehatan setempat. Untuk diketahui, otoritas nasional dan lokal selalu memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda.
Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat.
Ini juga akan melindungi Anda dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.
6. Update informasi dan ikuti saran tenaga medis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/19032020_social-distancing.jpg)