Sabtu, 18 April 2026

Virus Corona

Waspada! 77 Karyawan Rokok Sampoerna Terinfeksi Positif Covid-19, Hasil Rapid Tes 188 Warga Reaktif

Data terbaru tersebut total karyawan pabrik rokok Sampoerna yang positif corona hingga saat ini menjadi 77 orang.

Editor: nurhayati
sigit prasetio
ilustrasi perokok dan virus corona 

BANGKAPOS.COM--Karyawan pabrik rokok Sampoerna di Surabaya, Jawa Timur, yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19 terus bertambah.

Baru-baru ini berdasarkan hasil pemeriksaan swab Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur jumlah pegawai pabrik rokok Sampoerna yang terinfeksi positif virus corona bertambah 12 orang.

Berdasarkan data terbaru tersebut total karyawan pabrik rokok Sampoerna yang positif corona hingga saat ini menjadi 77 orang.

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur Kohar Hari Santoso mengatakan, 12 pasien baru tersebut berasal dari 163 pegawai yang melakukan swab secara mandiri di rumah sakit swasta di Surabaya.

"Dari 163 pegawai yang melakukan swab mandiri, yang dilaporkan positif Covid-19 ke kami sementara ini masih 12. Kami akan terus update hasil swabnya," kata Hari di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (8/5/2020) malam.

Fakta Virus Corona di Rokok Sampoerna, Simak Penjelasannya

Menurut dia, sesuai laporan dari pihak manajemen Sampoerna, 12 pegawai yang berstatus positif Covid-19 tersebut kini sedang menjalani isolasi di suatu tempat dengan pantauan tim medis.

Klaster pabrik rokok Sampoerna Surabaya terdeteksi setelah ada 2 pegawainya yang meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19.

Setelah itu, dilakukan rapid test terhadap 500 pegawai. Hasilnya, diperoleh 100 pegawai yang reaktif.

Kemudian, 7 di antaranya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) karena memiliki gejala klinis dan dirawat di rumah sakit rujukan. 

Sejarah DJI SAM SOE, Rokok Legendaris Sejak 1913 hingga Jatuh ke Tangan Pengusaha Amerika

Sebanyak 100 orang pegawai langsung diisolasi dan menjalani tas swab dalam 2 gelombang.

Pada gelombang pertama ada 34 pegawai yang positif Covid-19.

Kemudian, pada gelombang kedua ada 29 pegawai yang positif Covid-19. Sejak ditemukan klaster tersebut, pabrik berhenti beroperasi sejak 26 April 2020 lalu. 

ALAT RAPID TEST - Seorang jurnalis menunjukan alat yang digunakan untuk rapid test di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Rabu (8/4/2020).
ALAT RAPID TEST - Seorang jurnalis menunjukan alat yang digunakan untuk rapid test di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Rabu (8/4/2020). (BANGKA POS/RESHA JUHARI)

Hasil Rapid Test Warga Sekitar Pabrik 188 Orang Reaktif

Rapid test digelar di perkampungan sekitar pabrik rokok Sampoerna, Surabaya, Senin (11/5/2020) kemarin. Dari 468 warga yang di- rapid test, ada 188 warga yang reaktif.

"Ada 188 warga yang reaktif, rapid test digelar tim Pemkot Surabaya," kata Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (12/5/2020) malam.

Penelitian Terbaru di Perancis Sebut 95% Pasien Positif Covid-19 Ternyata Bukan Perokok

Di perkampungan tersebut, banyak rumah indekos yang disewakan untuk para pekerja pabrik rokok Sampoerna Surabaya. 

"Warga yang reaktif langsung diisolasi dan dites swab secara bertahap," terang Kohar.

Dari informasi yang dihimpun, rapid test digelar untuk warga yang tinggal di wilayah Rungkut Lor, Kedung Asem, dan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut.

Rinciannya, Rungkut Lor diikuti sebanyak 170 orang, RW 02 Kedung Baruk sebanyak 112, RW 03 Kedung Baruk sebanyak 149 orang dan 37 warga luar Surabaya.

Sementara dari 188 warga dinyatakan reaktif, 74 orang berasal dari Rungkut Lor, 61 orang dari RW 02 Kedung Baruk, dan 53 orang dari RW 03 Kedung Baruk.

2 Karyawan PT Sampoerna Meninggal Positif Covid-19, 100 Orang Reaktif, Bagaimana Kualitas Rokoknya?

Klaster Pabrik Sampoerna Surabaya terdeteksi setelah ada 2 pegawainya yang meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19.

Dari situ, lantas dilakukan rapid test terhadap 500 pegawai, diperoleh 100 pegawai yang reaktif.

Tujuh di antaranya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) karena memiliki gejala klinis dan dirawat di rumah sakit rujukan.

Sebanyak 100 orang pegawai langsung diisolasi dan menjalani tes swab dalam 2 gelombang.

Gelombang pertama ada 34 pegawai yang positif Covid-19 dan gelombang kedua ada 29 pegawai yang positif Covid-19. 

Terbaru, ada lagi 12 pegawai yang positif Covid-19 dari kelompok pegawai yang melakukan tes swab mandiri di rumah sakit swasta di Surabaya.

Sejak ditemukannya klaster tersebut, pabrik lokasi pegawai bekerja dihentikan operasinya sejak 26 April lalu.

Apakah Rokok Sampoerna Aman dari Virus Corona?

Catatan redaksi soal rapid test Rapid test merupakan teknik pengetesan keberadaan antibodi terhadap serangan kuman di dalam tubuh.

Hasil rapid test tak boleh dan tak bisa digunakan secara mandiri untuk mengonfirmasi keberadaan atau ketiadaan infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di dalam tubuh.

Untuk mengonfirmasi keberadaan virus corona secara akurat dalam tubuh seseorang harus dilakukan test swab dengan meteode PCR (polymerase chain reaction).

Serahkan BLT Dana Desa, Pesan Markus: Bukan untuk Beli Rokok dan Pulsa

Hasil tes dari rapid test adalah reaktif (ada reaksi terhadap keberadaan antibodi) atau non-reaktif (tidak ada reaksi terhadap keberadaan antibodi).

Jika Anda sempat membaca hasil rapid test adalah positif atau negatif, harus dimaknai sebagai positif atau negatif terhadap keberadaan antibodi dalam tubuh, bukan positif atau negatif terhadap keberadaan virus corona penyebab Covid-19.

(Kompas.com/Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 77 Pegawai Pabrik Rokok Sampoerna Surabaya Positif Corona dan Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rapid Test 468 Warga Sekitar Pabrik Sampoerna, 188 Orang Reaktif

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved