Virus Corona
REKAM Medis Perawat di Surabaya Meninggal Dunia Gegara Covid-19
Setelah Ari Puspitasari satu lagi perawat meninggal dunia karena Virus Corona, namnya Suhartatik.
BANGKAPOS.COM -- Setelah Ari Puspitasari satu lagi perawat meninggal dunia karena Virus Corona, namnya Suhartatik.
Jika Ari Puspitasari perawat di RS Royal Surabaya, Suhartatik, perawat RSUD dr Soewandhie Surabaya, Jawa Timur.
Suhartatik meninggal dunia setelah dirawat di RSUD dr Soewandhie sebelum akhirnya dirujuk ke RS Husada Utama Surabaya.
Kabar ini kembali menggegerkan dunia medis Surabaya karena dua hari sebelumnya perawat RS Royal Surabaya Ari Puspitasari juga gugur dalam status positif covid-19.
Berikut sosok dan jejak medis Suhartatik:
1. Belasan tahun mengabdi
Selama ini Suhartatik bertugas di bagian intensif stroke unit RSUD dr Soewandhie Surabaya.
Dia merupakan perawat dengan status ASN Pemkot Surabaya.
Wadir Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr. M Soewandhie Surabaya, Rince Pangalila mengatakan Suhartatik sudah belasan tahun mengabdi di RSUD dr Soewandhie Surabaya.
"Dia sudah lama, belasan tahun disini," katanya.
2. Rekam jejaknya bagus
Perawat Suhartatik dan dokter Doedhi Harsono meninggal dunia saat berjuang mengatasi pandemi Covid-19 di Surabaya. (instagram IDI Surabaya dan Pemkot Surabaya)
Kabar meninggalnya Suhartatik mengejutkan rekan seprofesinya.
Sebab, dia juga terkenal ramah dan rekam jejaknya bagus.
Posisinya pun berada di Intensif Stroke Unit, salah satu posisi penting di rumah sakit tersebut.
Hal itu dibuktikan dengan cuplikan video yang beredar di media sosial yang digambarkan betapa rekan seprofesinya begitu kehilangan.
Mereka berbaris menangis sembari memberikan penghormatan.
"Dia orangnya baik, ramah, kerjanya juga sangat bertanggung jawab," terang Rince.
3. Jejak medis Suhartatik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/setelah-ari-puspita-satu-lagi-perawat-di-surabaya-meninggal-dunia-karena-corona.jpg)