Selasa, 9 Juni 2026

Manfaat Puasa Senin Kamis, Ustadz Abdul Somad dan Adi Hidayat Ungkap Rahasia dan Keistimewaannya

Tidak hanya berpahala, puasa senin kamis juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan.

Tayang:
Editor: fitriadi
Tribunnews.com
Puasa Senin Kamis memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. 

Puasa sebenarnya dapat membantu mengurangi pertumbuhan tumor dan penyebaran kanker ke seluruh tubuh.

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali.

Para peneliti telah menemukan bahwa beberapa efek menguntungkan dari berpuasa pada metabolisme dapat membantu menurunkan risiko kanker.

10. Puasa Menyehatkan Jantung

Anda dapat mengurangi risiko terserang penyakit jantung melalui puasa.

Berpuasa memiliki sejumlah manfaat bagi jantung Anda.

Pertama, kita telah melihat bahwa puasa dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Ini penting karena orang yang menderita diabetes memiliki peningkatan risiko menderita penyakit kardiovaskular.

Selama puasa, tubuh juga membakar beberapa kolesterol LSD dalam tubuh untuk menyediakan bahan bakar.

Ini bagus di dua sisi karena kolesterol LSD merupakan kontributor utama penurunan sensitivitas insulin dan diabetes, dan karena itu juga berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah, yang keduanya merupakan faktor risiko untuk pengembangan penyakit jantung.

Puasa juga membantu mengurangi beberapa faktor risiko lain yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung, termasuk kadar gula darah, penanda peradangan, dan trigliserida darah.

Mengapa Puasa di Hari Senin dan Kamis?

Ada rahasia lain dari dianjurkannya puasa senin kamis.

Tentang hal ini, Ustadz Abdul Somad pernah menyampaikan dalam satu ceramahnya.

Menurut UAS, dalam satu hadits, Rasululllah SAW ditanya sahabat mengapa dirinya puasa senin kamis.

"Tiga jawabannya. Hari Senin aku lahir, hari Senin aku dibangkitkan dan hari Senin wahyu diturunkan," kata Ustadz Somad menyampaikan hadits tersebut.

Lalu Nabi SAW ditanya mengapa puasa di Hari Kamis? 

"Rasulullah SAW kemudian menjawab, pada hari Kamis, amal umat manusia selama sepekan diangkat pada hari Kamis. Aku suka amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa," terang Ustadz Somad.

Ustadz Somad menceritakan, dirinya pernah bertemu seorang jamaah dan diberikan brosur isinya menjual suplemen.

"Kata dia, suplemen ini bagus untuk tambahan. Dalam brosur itu juga disebutkan ada terapi yang sudah dikembangkan di barat, racun-racun dalam tubuh kita, bisa mati dengan dimakan badan itu sendiri," kata UAS.

"Nama teorinya, fasting therapy alias tidak makan berat. Selama delapan hari dalam sebulan," lanjut Ustadz Somad.

Begitu dia bilang ada terapi delapan hari dalam sebulan tak makan berat, Ustadz Somad langsung ingat Nabi Muhammad SAW.

"Allahu Akbar, Nabi kita sudah mengajarkan itu 14 abad yang lalu. Jangan makan berat selama delapan hari. Senin, Kamis. Senin, Kamis. Dan yang lebih hebat lagi dalam satu bulan tidak makan berat sama sekali," jelasnya.

Keistimewaan Orang Puasa

Ustadz Adi Hidayat dalam satu ceramahnya mengungkapkan, orang yang biasa berpuasa punya dua keistimewaan. 

Pertama, orang puasa sering meningkatkan amal soleh.

"Anda misalnya sedang puasa. Pasti amal soleh anda meningkat," kata Ustadz Adi Hidayat.

Biasa hanya melaksanakan solat fardhu, lalu saat puasa ditambah dengan solat sunnah.

"Kalau nggak solat sunnah bisa gelisah. Tiba-tiba rajin baca Quran. Tiba-tiba pengen infak. Tiba-tiba meningkat amal soleh, amal soleh," kata Ustadz Adi Hidayat.

Kedua, orang puasa itu umumnya punya kesanggupan dan kekuatan untuk menahan maksiat. 

"Nggak ada orang puasa maksiat. Karena minimal takut batal puasanya," kata Ustadz Adi Hidayat.

"Silakan cek, apa ada orang puasa mencuri? Tidak. Apa ada orang puasa mau dusta? Tidak," lanjut UAH.

Pahala Shalat Dhuha, Shalat yang Diwasiatkan Rasulullah Untuk Umatnya

Doa Pagi Hari dan Doa Sore Hari, Berharap Berkah Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad

Niat dan Doa setelah Sholat Tahajud, Dilengkapi Bacaan Dzikir serta 3 Waktu Utamanya

Bahkan saat seorang yang puasa sedang sendirian, punya potensi untuk menyimpang, dia tahan. 

"Karena khawatir minimal takut batal puasanya," ungkap Ustadz Adi Hidayat. 

Ustadz Adi Hidayat menceritakan, suatu waktu, buka puasa sesuai jadwal jam enam sore.

Jam enam kurang seperempat ada orang diprovokasi.

"Orang puasa diprovokasi orang lain. Dimarahin, dicela, dihina, habis satu buku. Apakah marah? Tidak. Apakah membalas? Tidak. 

Temannya heran lalu bertanya, kamu nggak biasanya begini. Kenapa nggak dibalas?

"Entar habis Maghrib. Tapi habis Maghrib tidak dibalas, lupa, dah selesai. Dari pada pahala saya hilang," cerita UAH. (Bangkapos.com)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Manfaat Puasa Senin Kamis, Ustadz Abdul Somad dan Adi Hidayat Ungkap Rahasia dan Keistimewaannya

Sumber: bangkapos.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved