Idul Adha 2020
Resep Menghilangkan Bau Amis Kambing dan Cara Mengempukkan Daging
Berbagai masakan diolah dari bahan daging kambing. Namun sebagian orang tidak mau mengonsumsi daging kambing.
BANGKAPOS.COM -- Kambing merupakan hewan yang biasa disembelih pada momen hari raya Idul Adha.
Berbagai masakan diolah dari bahan daging kambing. Namun sebagian orang tidak mau mengonsumsi daging kambing.
Apa yang paling mengganggu dari daging kambing?
Jawabannya pasti aromanya yang kurang sedap.
Aroma kambing atau yang biasa disebut prengus ini jadi penyebab utama kambing tidak selalu disukai orang.
Banyak yang anti atau bahkan trauma memakan kambing karena prengusnya yang aduhai.
Padahal, kalau tahu cara mengolah yang benar, bau prengus bisa tertutupi atau bahkan hilang sama sekali, lo.
Tapi, tentu tidak bisa sembarangan.
Harus ada teknik dan panduan yang tepat sehingga hidangan kambing buatan kita bebas bau prengus.
Jangan Pernah Mencuci Daging Kambing
Faktanya, mencuci daging kambing malah akan membuat bau prengusnya makin kuat.
Itu karena air cucian akan mengeluarkan juice beserta juga bau prengus yang ada dalam daging.
Jadinya, selain makin berbau, daging kambing juga akan jadi kering karena juice-nya telah terbuang bersama air.
Tenang saja, daging kambing masih akan kita matangkan sehingga kumannya pun akan mati karena panas tinggi.
Jadi, tidak perlu takut kotor karena tidak mencuci daging kambing, ya.
Toh, pedagang sate atau sop kambing pun melakukan teknik yang sama.
Ketika Kambing Dibuat Sup
Kalau mau mengolah kambing jadi sup, pastikan untuk merebusnya dua kali.
Pertama, rebus kambing dalam air mendidih bersama aneka rempah seperti daun pandan, salam, daun jeruk, serai, sampai lengkuas untuk menutupi aroma prengusnya.
Setelah buih keabu-abuan terlihat di permukaan air rebusan, segera matikan api, tiriskan daging kambing dan buang air rebusannya.
Bau prengus dan kotoran kambing pun sudah ikut terbuang bersama air rebusan pertama ini. Jangan takut kaldu kambing ikut terbuang.
Selama direbus dengan air mendidih, kaldu daging masih akan terkunci di dalam dagingnya.
Jadi, jangan sampai salah menggunakan air ya.
Rebus kembali untuk kedua kalinya dalam air dingin.
Air dingin punya efek mengeluarkan juice dalam daging sehingga sup dijamin makin gurih dan berkaldu.
Kita pun mulai bisa menambahkan aneka rempah untuk sup sampai juga aneka bumbu.
Ketika Kambing Dibuat Sate
Rempah bisa jadi jalan keluar kambing yang berbau prengus.
Jadi, kalau suka sate kambing yang polos, cukup kucuri dengan air jeruk nipis beberapa saat sampai menyerap.
Air jeruk nipis bisa memberi aroma segar yang menutupi bau prengus.
Kalau mau lebih aman lagi, marinasi dulu daging sate dengan aneka bumbu.
Misalnya saja, ketumbar, gula merah, lada, bawang putih dan masih banyak lagi.
Selain menambah rasa, tentu rempah ini akan menghasilkan sate beraroma sedap.
Sekarang kita sudah punya banyak amunisi untuk menghilangkan bau prengus pada daging kambing kan?
Jadinya, tidak perlu lagi takut mengolah kambing jadi masakan apapun karena kita sudah memang kunci sukses menghilangkan bau prengusnya. (*)
Resep Buat Daging Empuk
Daging hewan kurban dibagi-bagikan kepada warga dan juga orang yang berkurban untuk dikonsumsi.
Nah, berikut ini tips mengolah daging sapi agar lembut, empuk, dan lezat seperti dilansir Tribunstyle.com (grup Bangkapos.com) dari sahabatnestle.co.id.
1. Potong daging melintang
Cara memotong daging juga mempengaruhi empuk atau tidaknya.
Nah agar daging bisa empuk, potonglah daging melawan alur urat dan seratnya.
• Khasiat Mengonsumsi Torpedo Kambing, Benarkah Bisa Tingkatkan Libido Pria atau Cuma Mitos Belaka?
2. Pukul-pukul daging
Cara lain agar daging sapi empuk yakni dipukul-pukul.
Cara ini mampu melemaskan otot-otot daging sapi.
Dengan dipukul-pukul serat-seratnya dapat lebih lembut dan empuk setelah dimasak.
Untuk alat pukulnya dapat menggunakan palu atau tangan kosong.
3. Beri bumbu
Membumbui daging sapi sebelum dimasak ternyata bisa membuat daging sapi lebih empuk.
Apalagi bumbu yang banyak mengandung asam seperti cuka.
Bahan itu membuat daging sapi tidak alot.
• Tips Menyimpan Daging Kurban Idul Adha di Kulkas Agar Awet dan Segar
4. Atur suhu saat masak
Daging sapi yang dimasak terlalu matang akan membuat daging sulit dikunyah atau alot.
Untuk mendapatkan daging yang empuk masak lah daging dengan temperatur 145 derajat fahrenheit.
5. Masak perlahan
Masak lah daing sapi secara perlahan.
Daging dapat lebih empuk dan sedap jika dimasak secara perlahan.
Namun hati-hati jangan dimasak terlalu lama karena justru membuat daging lebih alot.
Tips Menyimpan Daging Agar Awet, Tahan Lama dan Tetap Segar di Kulkas
Sebelum diolah menjadi berbagai macam masakan, daging hewan kurban bagi sapi maupun kambing atau domba mesti dipastikan dulu tetap awet dan segar.
Bagaimana cara agar daging hewan kurban tahan lama dan tetap segar meski lama disimpan?
Simak tips dari Direktur Halal Center, Perternakan UGM, Nanung Danar Dono Ph. D berikut ini:
• Jangan Makan Daging Merah Berlebihan, Dokter Sarankan Olahraga dan Minum Air Putih
1. Jangan dicuci sebelum disimpan
Jangan cuci daging sebelum disimpan.
Pasalnya air kran mengandung kuman-kuman yang dapat masuk ke dalam pori-pori.
Hal itu bisa merusak daging.
Cucilah daging ketika baru akan dimasak.
2. Jangan simpan daging dalam ukuran besar
Cara menyimpan daging yang benar yakni dalam ukuran kecil-kecil.
Maka potonglah daging kecil-kecil dan masukan ke dalam plastik berukuran 1/2 kg atau 1 kg.
Jika pakai cara ini daging bisa tahan hingga satu tahun.
3. Simpan di kulkas sejuk
Simpan daging dalam kulkas yang sejuk selama 4-5 jam.
Setelah itu baru masukan ke dalam lemari es (freezer).
4. Rendam daging dalam suhu normal sebelum dimasak
Setelah disimpan dalam lemari es dan ingin memasaknya rendam daging ke dalam suhu normal.
Pastikan rendam daging dalam suhu normal masih terbungkus rapat dalam plastik.
Setelah tak lagi beku, buka plastik, cuci daging hingg bersih, tiriskan, lalu siap dimasak.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pemotongan-daging-kurban-di-kawasan-masjid-muttaqin-gxndn.jpg)