Minggu, 19 April 2026

Petani Cantik dari Minsel, Priska Bella Sudah 7 Tahun Bekerja Mencungkil Kelapa

Tak ada yang mengira jika gadis cantik di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), menjalani pekerjaan sebagai petani kopra...

Istimewa/Dokumen Pribadi
Priska Bella 

BANGKAPOS.COM, AMURANG -- Tak ada yang mengira jika gadis cantik di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), menjalani pekerjaan sebagai petani kopra.

Gadis cantik bernama Priska Bella ini ternyata sudah sejak tujuh tahun lalu, beraktivitas setiap pagi, harus bergegas pergi ke kebun di Desa Lalumpe, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Pris sapaan gadis kelahiran 18 Agustus 1996 ini, menuturkan awalnya hanya iseng-iseng saja menjadi petani kopra ketika usianya baru berumur 17 tahun.

Waktu itu kata Pris, selesai menyelesaikan studi di bangku sekolah menengah atas (SMA), dia kemudian tak punya kegiatan rutin. Makanya waktu luang ini harus dimanfaatkan dengan baik.

Papanya, kemudian mengajak dia ke perkebunan kelapa tetangga yang dipercayakan kepada keluarganya untuk sekedar membantu keperluan kecil-kecil di sana.

Janda Muda Laporkan Kepala Dinas, Diajak Tidur Berkali-kali Hingga VC Bugil Tak Kunjung Dinikahi

Bos Perusahaan Telekomunikasi di Jambi ini Bawa Istri Orang Tengah Malam, Lalu Begini Akhir Nasibnya

Guru SMA Negeri di Sungailiat Terkonfirmasi Setelah Jenguk Ibu yang Terpapar Covid-19 di Palembang

Melihat sang ayah yang jago korek isi kelapa untuk dijadikan kopra, dia kemudian terdorong untuk mencoba.

"Ternyata asik dan menyenangkan. Saya bisa juga seperti papa," ujar dia.

Putri pasangan suami istri, Obrin Bella dan Marho Tambanua ini mengaku awal-awal korek daging kelapa tak semudah yang dibayangkan. Terutama pada bagian tangannya, pasti akan tergores.

Tapi lantaran sudah rutin, pekerjaan ini jadi biasa. Dia mengaku bukan tipe pemilih pekerjaan.

"Saya bukan tipe orang yang suka pilih-pilih pekerjaan," kata dia.

Alumni Universitas Negeri Manado (Unima) ini mengatakan, saat masih duduk di bangku kuliah juga dia masih tetap menjalankan pekerjaan itu.

Apalagi menurutnya, menjadi seorang petani merupakan pekerjaan mulia dan tentu saja membantu perekonomian keluarga.

Polemik Ucapan Puan Maharani, Fadli Zon Bereaksi Keras dan UAS: Semua Ada Hikmahnya

Fakta di Balik Bencana Nuklir Chernobly, Nyawa Jadi Taruhan & Kecelakaan Terburuk Sepanjang Sejarah

"Setidaknya pada masa pandemik ini, imbauan pemerintah yang minta supaya kami petani lebih memproduksi hasil pertanian, bisa kami apliksikan," kata dia.

Dia juga meminta kepada anak-anak muda khususnya di Sulawesi Utara supaya tak pilih-pilih pekerjaan.

Kalau punya kebun, itu bisa dimanfaatkan untuk bertanam supaya bisa membantu ekonomi keluarga.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved