Gubernur Erzaldi dan Herman Deru Sepakati Bahtera Sriwijaya, Begini Kata Pengamat
Tos ala Erzaldi dan Herman itu, sebagai tanda kesepakatan monumental pembangunan Jembatan Bahtera Sriwijaya
Kelemahan pengangkutan dengan moda kapal membuat harga kebutuhan pokok di Bangka cukup tinggi.
"Pembangunan Jembatan Bahtera Sriwijaya dapat mempermudah pergerakan barang ini sehingga dapat menurunkan harga kebutuhan pokok tersebut. Dampak positif yang bisa dirasakan tentunya dari segi ekonomi," sebut Revy.
Sedangkan dampak negatif muncul apabila tidak dilakukan penanganan yang tepat.
Akses masuk ke Babel yang mudah, maka Pulau Bangka akan semakin mudah dijangkau sehingga menimbulkan banyak ekses ke depannya.
"Harapannya dampak positif yang diterima harus jauh lebih besar dan dampak negatif yang muncul harus diminimalkan. Masyarakat Bangka Belitung harus bisa merasakan dampak positif yang besar dan jangka panjang, mengingat nilai investasi dalam pembangunan yang cukup besar. Selanjutnya, dampak negatif yang mungkin terjadi dapat dihindari dengan adanya perencanaan yang matang dalam pembangunan ini," tutur Revy.
Babel Ambil Peluang
Pengamat Ekonomi sekaligus STIE Pertiba Pangkalpinang Suhardi menjelaskan konektivitas antardaerah merupakan tantangan bagi perekonomian Indonesia.
"Konektivitas menjadi tantangan terbesar perekonomian Indonesia dari sisi domestik. Maka penguatan infrastruktur konektivitas perlu terus dilakukan terutama untuk membangun akses yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia. Terjawabnya konektivitas setidaknya dapat menurunkan biaya logistik sehingga meningkatkan kemudahan usaha dan daya saing perekonomian secara keseluruhan," ujar Suhardi.
Kehadiran jembatan tersebut, tentu menimbulkan dampak positif maupun negatif serta adanya berbagai ekses sosial yang akan menyertainya.
"Namun sisi positifnya, keberadaan jembatan penghubung ini dapat membawa berkah menguntungkan terhadap perekonomian, terbukanya wilayah baik Babel maupun Sumsel. Dapat dijadikan peluang para investor untuk berinvestasi pada sektor perdagangan, pertanian, perkebunan, jasa, migas, pariwisata, dan sebagainya," kata Suhardi.
Keuntungan ekonomi ini tentu akan dinikmati Sumsel lebih besar, mengingat porsi ekonomi serta kesiapan Sumsel lebih baik ketimbang Bangka Belitung.
Suhardi menyebutkan, Sumsel telah menyiapkan tol trans Sumatera penghubung Palembang-Kayu Agung-Lampung.
Sehingga dengan kehadiran jembatan ini tentu akan menjadi multiplier effect (efek berganda) dan katalisator (mempercepat), yang dapat mempercepat dorongan laju arus orang, barang maupun jasa yang lebih baik dan cepat lagi diwilayah ini.
"Namun bukan berarti Babel tidak dapat memperoleh manfaat lebih dari jembatan penghubung tersebut. Kehadiran jembatan ini memberi berkah efisiensi dan efektivitas arus orang, barang dan jasa menjadi lebih baik. Arus masuk barang-barang kebutuhan tidak perlu tergantung pada musim, sekaligus memberikan peluang pada usaha baru untuk menjadi pemain dalam perdagangan barang maupun jasa," jelas Suhardi.
Terlebih, menurutnya komoditas pertanian, perkebunan, dan kelautan perikanan dan sektor pariwisata Babel memiliki peluang besar untuk tumbuh dan berkembang dan berkontribusi lebih dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-jembatan-bahterabangkapos.jpg)