Senin, 8 Juni 2026

Waspadai 8 Gejala Hipokalemia

Hipokalemia adalah kondisi yang mengacu pada kadar kalium lebih rendah dari normal dalam aliran darah manusia.

Tayang:
Editor: suhendri
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ilustrasi serangan jantung. 

BANGKAPOS.COM – Hipokalemia adalah kondisi yang mengacu pada kadar kalium lebih rendah dari normal dalam aliran darah manusia.

Kalium atau potasium sendiri adalah mineral yang sangat penting untuk membuat semua sel, jaringan, dan seluruh organ dalam tubuh manusia bisa berfungsi dengan baik.

Mineral ini juga merupakan elektrolit, yaitu zat yang akan melaksanakan fungsi listrik dalam jantung, otot, dan pencernaan sehingga dapat bekerja dengan normal.

Melansir Mayo Clinic, kadar kalium dalam darah idealnya atau normalnya adalah berkisar 3,6 sampai 5,2 milimol per liter (mmol /L).

Dengan begitu, hipokalemia adalah adalah keadaan dimana kadar kalium kurang dari 3,5 mmol/L.

Kondisi itu patut diwaspadai karena bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Sedangkan kadar kalium yang sangat rendah kurang dari 2,5 mmol/L bisa mengancam jiwa dan membutuhkan tindakan medis darurat.

Penyebab hipokalemia

Melansir WebMD, penyebab hypokalemia paling umum adalah kehilangan kalium yang berlebihan dalam urine karena efek samping obat resep yang meningkatkan buang air kecil.

Jenis obat ini sering diresepkan untuk orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit jantung.

Muntah, diare atau keduanya juga bisa mengakibatkan kehilangan kalium yang berlebihan dari saluran pencernaan.

Selain itu, kalium rendah bisa terjadi karena tubuh tidak mendapatkan cukup mineral itu dalam makanan.

Berikut ini beberapa penyebab dan faktor risiko hipokalemia lainnya yang bisa diwaspadai:

* Konsumsi alkohol berlebih

* Menderita penyakit ginjal kronis

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved