Breaking News:

Warganet ini Terancam Penjara 6 Tahun, Diduga Karena Menghina Moeldoko, Begini Nasibnya Kini

Warganet ini Terancam Penjara 6 Tahun, Diduga Karena Menghina Moeldoko, Begini Nasibnya Kini

Dok Tribunnews
Ilustrasi Jeruji Besi 

Warganet ini Terancam Penjara 6 Tahun, Diduga Karena Menghina Moeldoko, Begini Nasibnya Kini

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Seorang warganet bernama Muhammad Basmi kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

Adapun Basmi ditetapkan tersangka setelah diduga menghina Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

"Iya sudah tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/10/2020).

Awi mengatakan penyidik juga telah menahan Muhammad Basmi lantaran pemeriksaanya telah lebih dari 1 x 24 jam. Dia diduga telah melanggar pasal ujaran kebencian terhadap Moeldoko.

"Jadi yang bersangkutan ditangkap ini terkait dengan ujaran kebencian yang diposting yang bersangkutan di akun Facebook Muhammad Basmi yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan dan sudah 1x24 jam dilakukan penahanan," pungkasnya.

Baca juga: Besok, BEM SI Terjunkan 5.000 Mahasiswa Aksi Tolak UU Cipta Kerja, 6000 Polisi Disiagakan

Baca juga: Wika Salim Berlinang Air Mata, Ingat Masa Sulit, Belajar Sambil Temani Ayahnya Kerja Bangunan

Baca juga: AS Kembali Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan untuk Ketiga Kalinya

Terpisah, Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan tersangka dijerat dengan pasal 28 ayat 2 UU ITE dan atau penghinaan sebagaimana pasal 207 KUHP. Dalam beleid itu, ancaman hukumannya 6 tahun penjara.

"Yang bersangkutan dijerat dengan tindak pidana ujaran kebencian (SARA) pasal 28 ayat 2 UU ITE, dan atau penghinaan Pasal 207 KUHP," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya,  Bareskrim Polri kembali menangkap seorang warganet yang dianggap menghina pejabat negara di media sosial. Kali ini, Muhammad Basmi (43) ditangkap polisi karena unggahannya di Facebooknya.

Muhammad Basmi ditangkap karena dianggap menghina atau melakukan ujaran kebencian kepada Kepala KSP Moeldoko media sosial. Dia dijerat dengan Undang-undang ITE.

Penangkapan ini pun dibenarkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen pol Argo Yuwono.

Muhammad Basmi ditangkap di rumahnya di kawasan Koja Jakarta Utara pada Minggu (18/10/2020) pukul 05.10 WIB.

"Benar (penangkapan warganet di Jakarta Utara)," kata Argo ketika dikonfirmasi, Minggu (18/10/2020).

Penangkapan itu berdasarkan LP/A/590/X/2020/BARESKRIM, tanggal 17 Oktober 2020. Dalam pelaporan tersebut, pelaku dianggap melanggar dengan ujaran kebencian atau pasal 28 ayat 2 UU ITE dan atau penghinaan pasal 207 KUHP.

Baca juga: Rhoma Irama Beberkan Lagu Paling Lama yang Diciptakan, Makna Selendangnya dan Lagu Terbarunya

Baca juga: Hanafi Rais, Putra Amien Rais Terlibat Kecelakaan di Tol Cipali, Alami Luka di Dahi & Perutnya Lebam

Baca juga: Ari Ashari, Putra Aceh yang Pergi Setelah Tsunami, Sukses di Ring Tinju Pro Kanada

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved