KENALI Penyebab Penyakit Gondongan hingga Cara Mencegahnya
Penyakit gondongan layak diwaspadai karena bisa menimbulkan gejala menyakitkan dan beragam komplikasi berbahaya.
Tak hanya itu, komplikasi lain dari gondongan bisa termasuk:
- Kehilangan pendengaran yang dapat terjadi di salah satu atau kedua telinga. Meski jarang, gangguan pendengaran terkadang permanen
- Meski jarang, gondongan telah dikaitkan dengan detak jantung abnormal dan penyakit otot jantung
- Gondongan yang dialami wanita hamil, terutama di awal kehamilan dapat menyebabkan keguguran
Penyebab gondongan
Untuk mengantisipasi serangan gondongan, penting untuk mengetahui penyebab penyakit ini.
Melansir HNS, gondongan pada dasarnya disebabkan oleh virus gondongan, yang termasuk dalam keluarga virus yang dikenal sebagai paramyxoviruses.
Virus ini adalah sumber infeksi yang umum, terutama pada anak-anak.
Saat seseorang terkena gondongan, virus berpindah dari saluran pernapasan, yakni hidung, mulut, dan tenggorokan ke dalam kelenjar parotid.
Kelenjar parotoid adalah kelenjar penghasil air liur yang ditemukan di kedua sisi wajah, tempat virus mulai berkembang biak.
Perpindahan ini kemudian menyebabkan kelenjar membengkak.
Virus juga dapat memasuki cairan serebrospinal (CSF), yaitu cairan yang mengelilingi dan melindungi otak dan tulang belakang manusia.
Setelah virus memasuki CSF, virus dapat menyebar ke bagian lain tubuh, seperti otak, pankreas, testis (pada laki-laki) dan ovarium (pada perempuan).
Lantas, bagaimana penyakit gondongan menyebar?
Gondongan adalah virus yang menyebar melalui udara dan dapat disebarkan melalui:
1. Semburan droplet
Ketika orang yang terinfeksi virus gondongan batuk atau bersin dan mengeluarkan tetesan kecil air liur yang terkontaminasi, dapat dihirup oleh orang lain.
Orang yang menghidrup droplet tersebut kemudian dapat tertular gondongan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-penyakit-gondokkelenjar-tiroid-membesar.jpg)