Breaking News:

Uceng Bantah Jusuf Kalla Biayai Kepulangan Habib Rizieq Shihab: Tuduhan Membabi Buta

Uceng Bantah Jusuf Kalla Biayai Kepulangan Habib Rizieq Shihab: Tuduhan Membabi Buta

DOK KOMPAS.COM
WAKIL PRESIDEN RI JUSUF KALLA (DOK KOMPAS.COM) 

Uceng Bantah Jusuf Kalla Biayai Kepulangan Habib Rizieq Shihab: Tuduhan Membabi Buta

BANGKAPOS.COM -- Husein Abdullah yang merupakan juru bicara eks Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK), membantah tudingan JK sebagai dalang di balik kepulangan Habib Rizieq Shihab.

Adapun Husein menyatakan tulisan 'Sang Bandar Chaplin Pun Akhirnya Keluar Sarangnya Karena Kepanasan' tak memiliki data yang valid.

Adapun tulisan itu dibuat oleh pengamat sosial politik Rudi S. Kamri.

Diduga tulisan tersebut dikaitkan dengan JK karena Chaplin yang dimaksud ialah Charlie Chaplin, komedian legendaris asal AS, yang memiliki kesamaan kumis dengan JK mantan wapres RI ke-10.

"Kalau itu ditujukan kepada Pak JK, maka tulisan tersebut merupakan sebuah tuduhan membabi buta, tanpa fakta dan data yang jelas." "Tepatnya cocoklogi," kata Uceng, sapaan karib Husein, dalam keterangan tertulis, Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Reaksi Jusuf Kalla soal TNI Sampai Turun Tangan Hadapi Rizieq Shihab: Karena Kekosongan Pemimpin

Baca juga: Kisah Masjid Jokowi 1987 di Bener Meriah yang tak Terurus, Hj Charium: Jokowi yang Mendesain Sendiri

Baca juga: Sebulan CLBK, Janda dan Mantan Suaminya yang Sudah Beristri ini Digerebek Mesum di Langsa

Di dalam tulisan, Rudi menyinggung Chaplin-lah yang membiayai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia.

Uceng menegaskan, JK tidak memiliki hubungan sama-sekali terkait dengan kepulangan Rizieq.

Katanya, JK tidak pernah mengkomunikasikan maupun mendanai kepulangan Rizieq.

"Pak JK tidak pernah mengkomunikasikan atau pun mendanai kepulangan HRS (Habib Rizieq Shihab)," kata Uceng.

Uceng bilang, sejumlah buzzer saat ini sedang membangun opini negatif terhadap JK sejak sejak kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air.

"Tuduhan yang bermula dari ciutan Ferdinand Hutahean pada akun Twitter-nya yang sebelumnya dalam suatu dialog di tvOne dengan saya, Ferdinand terbukti tidak mampu membuktikan kebenaran ciutannya itu," ujarnya.

"Kebohongan Ferdinand ini lalu dijadikan dasar oleh Rudi S Kamri, membangun kebohongan baru," imbuh Uceng.

Baca juga: Cinta Palsu Abdullah Yahya, Kenal Ayu di MiChat, Ngaku Karyawan Bank, Dirayu Dinikahi dan Dihabisi

Uceng menambahkan, perjalanan JK ke Vatikan dan Mekkah pada 20-25 Oktober 2020 lalu sebenarnya untuk menemui Pemimpin Umat Khatolik Paus Fransiskus dalam rangka penjurian pemberian gelar Sayeed Award for Human and Fraternity.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved