Breaking News:

Keistimewaan Noken Tas Tradisional Papua Bukan Sekadar Tas tapi Punya Nilai Sentimental

Noken sendiri dalam budaya Papua memang memiliki nilai sentimental tersendiri bagi masyarakat Papua.

Kompas.com
Rosa merajut Noken tas tradisional masyarakat Papua di acara United Nations Day 2019, Indonesian Heritage for Global Peace and Sustainanle Development, Selasa (2/12/2019). 

BANGKAPOS.COM - Google Doodle merayakan Noken Papua pada hari ini, Jumat (4/12/2020).

Noken yang merupakan tas tradisional khas masyarakat Papua muncul sebagai doodle di Google.

Gambar yang tampil di Google Doodle hari ini diilustrasikan oleh seorang seniman tamu yang berbasis di Depok, Danu Fitra.

Noken sendiri dalam budaya Papua memang memiliki nilai sentimental tersendiri bagi masyarakat Papua.

Ada cerita menarik ketika perempuan Papua menganyam Noken kala berpartisipasi dalam demo pembuatan noken dalam acara United Nations Day 2019 di Perpustakaan Nasional Indonesia, Senin (2/12/2019) silam.

Saat itu, di selasar lantai tiga gedung Perpustakaan Nasional Indonesia, terlihat dua orang wanita sedang menganyam benda yang tampak seperti sebuah tas.

Baca juga: Apa Itu Noken Papua yang Jadi Google Doodle Hari Ini?

Baca juga: Filosofi Noken Papua yang Muncul di Google Doodle, Tas Khas Papua Itu Tak Asal Dibuat

Baca juga: Fakta Noken Papua, Tas Serat Kayu Buatan Mama-mama Papua yang Dijadikan Google Doodle Hari Ini

Kedua wanita yang menggunakan berbagai macam atribut khas Papua seperti hiasan kepala, lengan, dan rok terlihat terampil membuat tas bernama noken tersebut.

Di sekitar mereka terdapat banyak tas noken berserakan.

Ada yang berwarna coklat khas kayu, ada juga yang berwarna-warni dengan bermacam motif, hiasan, serta tulisan.

Salah satu wanita yang terlihat terampil menganyam adalah Rosa, wanita asal Sorong, Papua Barat.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved