Update Perkembangan Covid-19 di Bangka Belitung, Selasa, 15 Desember 2020
laman covid19.babelprov.go.id, hingga pukul 21.00 WIB, Selasa (15/12/2020) di Babel total kini sudah menembus "1.486" kasus kumulatif yang terkonfirma
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Masih belum meredanya pandemi Covid-19 di seluruh dunia, termasuk di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, mulai menyadarkan umat manusia tentang begitu pentingnya untuk mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru agar bisa beraktivitas dan tetap produktif di tengah wabah "Coronavirus".
Hampir mendekati 10 bulan pandemi Covid-19 asal Kota Wuhan,Tiongkok itu melanda hampir di seluruh wilayah NKRI, terhitung sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada 2 Maret 2020 yang lalu, pemerintah di Indonesia telah mengimbau agar masyarakat mulai membiasakan diri terkait Protokol Kesehatan (Prokes) 3M yaitu, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir selama 20 detik atau hand sanitizer yang sesuai standar kesehatan, menjaga jarak fisik yang aman minimal 1.5 hingga 2 meter, dan disiplin memakai masker kain secara benar.
Imbauan itu, sampai hari ini masih terus disosialisasikan pemerintah di Indonesia kepada seluruh lapisan masyarakat di bumi pertiwi. Hal ini sangat intens dilakukan, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Untuk diketahui, penggunaan masker kain yang sesuai standar kesehatan menurut Organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) sangat efektif melindungi diri dari proses penularan Covid-19, jika digunakan secara benar. Dalam artian, masker kain merupakan Alat Pelindung Diri (APD) saat kita berada dan beraktivitas di luar rumah.
Di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), tetaplah disiplin memakai masker kain, baik itu diluar maupun didalam ruangan, dikarenakan "Coronavirus" sangat mudah menular, namun kita dapat mencegah proses penularannya dengan memakai masker kain secara benar, bukan hanya sebatas asesoris diri semata.
Masih minimnya kesadaran masyarakat terkait imbauan Pemerintah untuk memakai masker dengan benar di era AKB ini, mudah didapati saat kita berada di ruang publik seperti, di pasar, kedai kopi, terminal, cafe, pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan bahkan di tempat kita beraktivitas lainnya.
Berikut ini, tiga alasan, Mengapa "Covid-19 bisa dengan mudah menyebar", Pertama, Mereka kolega saya, jadi saya bisa berbicara tanpa pakai masker, Kedua, Mereka teman dekat saya, jadi saya bisa berbicara tanpa pakai masker, dan yang Ketiga, Mereka keluarga saya, jadi saya bisa berbicara tanpa pakai masker. Ingat, jangan lakukan tiga hal yang keliru itu. Selalu disiplin memakai masker kain dengan benar untuk selamatkan diri sendiri dan orang lain di sekitar kita.
Hingga diaplikasikannya Vaksin Covid-19 kepada masyarakat, penerapan protokol kesehatan 3M menjadi satu-satunya langkah pencegahan utama yang mutlak dilakukan, di masa pandemi Corona virus yang terus meningkat sekarang ini.
Selain itu, menerapkan seluruh protokol kesehatan 3M merupakan bentuk ikhtiar kita selaku umat manusia, yang ber"iman" kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa agar tetap kuat "imun"nya dan "aman" serta terhindar dari Coronavirus yang sangat berbahaya ini.
Berdasarkan data yang diungkap laman covid19.babelprov.go.id, hingga pukul 21.00 WIB, Selasa (15/12/2020) di Babel total kini sudah menembus 1.486 kasus kumulatif yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Selasa (15/12/2020) di Babel kembali mengalami penambahan 39 kasus baru yang terpapar positif Covid-19, yaitu : Kabupaten Bangka 28 kasus, Kabupaten Belitung 5 kasus, Kota Pangkalpinang 4 kasus, dan Kabupaten Bangka Tengah 2 kasus.
Sejak 16 November hingga 15 Desember 2020 atau 30 hari secara beruntun di wilayah Babel terus mengalami penambahan kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Hingga Selasa (15/12/2020) di Babel ada penambahan 53 pasien sembuh dari infeksi Covid-19, yaitu : Kabupaten Bangka 28 pasien, Kabupaten Bangka Tengah 11 pasien, Kota Pangkalpinang 10 pasien, Kabupaten Belitung 2 pasien, Kabupaten Bangka Barat 1 pasien, dan Kabupaten Bangka Selatan 1 pasien, jadi total pasien yang sembuh dari Infeksi "Coronavirus" di wilayah Babel mencapai 1.187jiwa.
Sementara itu, Selasa (15/12/2020) di Babel total pasien yang harus diisolasi atau dirawat secara intensif berjumlah 278 pasien.
Selasa (15/12/2020) satu lagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka meninggal dunia, jadi di Babel total kini sudah "21" pasien meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pukul-2100-wib-selasa-15122020.jpg)