Breaking News:

UPDATE data Covid-19 di Bangka Belitung, Jumat 18 Desember 2020

Hari ini, Jum'at (18/12/2020) di Babel kembali mengalami penambahan 35 kasus baru yang terkonfirmasi positif

Editor: nurhayati
Dinas Kesehatan Babel
Jumlah Terpapar Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Setelah Kamis (17/12/2020) lalu, di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami penambahan 50 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, yakni : Kota Pangkalpinang 22 kasus, Kabupaten Belitung 15 kasus, Kabupaten Bangka 9 kasus, Kabupaten Bangka Barat 2 kasus, Kabupaten Bangka Tengah 1 kasus, dan Kabupaten Bangka Selatan 1 kasus.

Hari ini, Jum'at (18/12/2020) di Babel kembali mengalami penambahan 35 kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19, yaitu : Kota Pangkalpinang 15 kasus, Kabupaten Bangka 8 kasus, Kabupaten Bangka Barat 5 kasus, Kabupaten Bangka Tengah 3 kasus, Kabupaten Bangka Selatan 3 kasus, dan Kabupaten Belitung 1 kasus.

Penambahan kembali sejumlah kasus baru yang terpapar positif Covid-19 di wilayah Babel, selama "33" hari secara berturut, menunjukkan bahwa proses penularan "Coronavirus" masih terus terjadi di dalam masyarakat. Untuk itu, kita harus selalu waspada dan jangan pernah abaikan seluruh protokol kesehatan 3M, karena situasi dan kondisi tiap-tiap daerah di wilayah NKRI "belum 100 persen normal", termasuk di Babel.

Dimana pun kita berada, tetap disiplin dan patuhi seluruh protokol kesehatan 3M yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia agar tidak tertular atau menularkan "Coronavirus" di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Untuk diketahui, "Covid-19" bisa menyebar lewat droplet (percikan) yang keluar saat kita batuk, bersin ataupun bicara. Karena itu, di era AKB kita harus "disiplin protokol kesehatan 3M", yakni memakai Masker kain secara benar, Menjaga jarak fisik minimal 1.5 hingga 2 meter, dan Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir selama 20 detik atau bisa juga menggunakan hand sanitizer yang sesuai anjuran kesehatan. Selain 3 M itu, kita juga harus menjauhi kerumunan atau keramaian agar tetap aman dari "Coronavirus" yang tak kasat mata ini.

Kepedulian dan kerja sama semua pihak dalam mematuhi, serta menerapkan seluruh protokol kesehatan 3M sangat dibutuhkan, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah NKRI, termasuk di Babel.

Ingat, Kesehatan itu, murni menjadi tanggungjawab kita masing-masing di masa pandemi Covid-19 yang terus meningkat saat ini.

Selama "vaksin" Covid-19 belum diaplikasikan ke seluruh lapisan masyarakat di NKRI, termasuk masyarakat di Babel, resiko tertular atau menularkan "Coronavirus" selalu mengancam seluruh lapisan masyarakat, dari balita hingga orang tua.

Ayo, terus membiasakan hal yang sebelumnya tidak biasa kita lakukan, yaitu : Menjaga jarak fisik, Memakai masker kain dengan benar, dan Mencuci tangan sampai benar-benar bersih pakai sabun atau hand sanitizer selama 20 detik, yang disebut trilogi protokol kesehatan 3M.

Protokol kesehatan 3M harus dijadikan perilaku hidup baru bagi seluruh lapisan masyarakat di masa pandemi dan pasca pandemi Covid-19 nanti.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved