JEJAK Sejarah Rudal 'Monster Perang Dingi' Milik Militer Uni Soviet
Mengingat sejarah militer dunia, salah satu negara yang cukup mengesankan adalah Uni Soviet.Negara sosialis yang pernah dipimpin oleh sosok diktator
Meski begitu AS tetap menggunakan rudal di tahun itu yaitu AGM-28 Hound Dog.
Lavochkin tetap lanjutkan mengerjakan Burya, yang sudah mendapatkan nama V-350.
Rudal sepanjang 60 kaki ini akhirnya pada 1 Agustus 1957 sudah berhasil diproduksi beberapa contoh dan melakukan uji kelaikan pada 15 Desember 1957, tapi tes tersebut gagal.
Burya terbang dengan posisi vertikal, sebelum meluncurkan landasan peluncuran statisnya di bawah kekuatan sepasang roket pendorong bahan bakar cair, sebelum mesin ramjet mengambil alih dan mendorong kendaraan itu sampai kecepatan maksimum.
Soviet segera memperbaikinya, di antara tahun 1957 dan 1960 ada total 19 peluncuran uji coba, dan 14 di antaranya berhasil, bahkan satu tes pada Maret 1960 melihat rudal uji Burya menempuh jarak 4000 mil sebelum mencapai target, akurasi dalam jarak 6 mil menggunakan sistem panduan navigasi astrona.
Tingkat akurasi ini terbilang baik mengingat rudal produksi akan dipersenjatai dengan hulu ledak termonuklir.
Namun saat itu Burya tetap kalah dengan ICBM Soviet, dan desain Korolev yaitu R-7 yang kemudian dipilih.
R-7 juga merupakan bentuk awal dari rudal yang meluncurkan Sputnik 1, satelit buatan pertama di dunia.
Menariknya, intelijen Barat sama sekali gagal mengenali rudal Burya, meskipun masih baur apakah mereka memang tidak mengenali Burya, tapi Barat dilaporkan tidak memiliki sebutan untuk rudal tersebut.
Kini, rudal ini menjadi dasar utama pengembangan Burevestnik 9M730 yang dikenal mematikan.
Sumber
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/rudal-burya-senjata-yang-dikembangkan.jpg)