Resep dr Zaidul Akbar
Ingin Hidup Sehat Saat Pandemi? Jangan Pernah Tinggalkan Madu dan 3 Makanan Ini
Kesehatan di masa pendemi seperti saat ini sangat mengkhawatirkan seluruh masyarakat disemua kalangan, bahkan ke seluruh dunia.
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Jadi tidak terlalu disarankan karena berat di perut kita, di percernaan kita berat, di tubuh kita secara umum berat, makanya minum air lebih baik air hangat atau air suhu normal
Apakah Jengkol dan Petai Sehat? Begini Penjelasan dr Zaidul Akbar
Selain jengkol, petai juga mungkin termasuk dalam daftar makanan favorit di masyarakat. Banyak yang bertanya-tanya mengenai kandungan kedua penganan ini, apakah sehat atau tidak untuk dikonsumsi.
Jengkol atau yang memiliki nama latin Archidendron Pauciflorum ini merupakan salah satu jenis tumbuhan yang terdapat di wilayah Asia Tenggara.
Jengkol masih dikategorikan ke dalam golongan polong-polongan yang berbentuk gepeng membentuk spiral, warna buahnya cokelat mengkilap dengan lapisan kulit ari tipis.
Jengkol dan petai memiliki bau yang tidak enak dan dapat menimbulkan bau tak sedap pada urin setelah mengonsumsinya.
Meski demikian, sangat banyak penggemar jengkol dan petai yang mencoba mengolahnya dengan suatu masakan sehingga menjadi makanan yang lezat.
Penggagas kampanye Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar menjelaskan mengenai kandungan petai. Ia menyebutkan petai memiliki antioksidan tapi tidak mengkonsumsi dengan banyak.
Simak penjelasan dr Zaidul Akbar :
Ustadz apakah jengkol dan pete sehat? kalau banyak-banyak gak sehat, kalau anda makan satu dua butir silahkan, gak masalah
Pete itu ada antioksidannya, ada, ada penelitiannya, tapi jangan sekilo atau satu tangkai makannya, ya kalau makan pete makan aja sama kulitnya, gak masalah, meskipun tidak semua orang suka, saya gak suka pete saya tidak suka jengkol
Ngantuk Setelah Makan? dr Zaidul Akbar Beberkan Penyebab dan Solusinya
Mungkin anda pernah merasakan ngantuk ketika selesai makan. Hal ini ternyata ada permasalahan pada makanan dan pola hidup yang harus diperbaiki.
Penggagas kampanye Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa ngantuk usai makan dikarenakan tubuh tidak bisa mengolah makanan. Selain itu, makanan yang dikonsumsi tidak memberikan nutrisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dr-zaidul-akbar-solusi-penyakit-diabetes-dfsd.jpg)