8 Cara Atasi Meriang karena Masuk Angin, Ingat Catat Bahan-bahannya ini
Sebelum mengobati meriang yang menyerang, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab meriang. . . .
8 Cara Atasi Meriang karena Masuk Angin, Ingat Catat Bahan-bahannya ini
BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Meriang atau merasa sedikit demam memang membuat aktivitas terganggu.
Sebenarnya, meriang bisa menjadi pertanda baik bahwa sistem kekebalan tubuh bekerja dengan efektif.
Dengan cara ini, sistem kekebalan tubuh masih bisa melakukan tugasnya untuk melawan infeksi tersebut.
Sebelum mengobati meriang yang menyerang, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab meriang.
Baca juga: Ketahui Penyebab dan Mengatasi Cantengan, Bisa Gunakan Kapas atau Benang Gigi untuk Menyembuhkannya
Baca juga: Wanita ini Tak Marah saat Tahu Suaminya Selingkuh sama Guru Cantik, Tapi Lakukan Hal Tak Terduga ini
Baca juga: Pesona Mata Hari, Sang Mata-mata Ganda Tersohor di PD I yang Dipuja-puja hingga Berakhir Tragis
Penyebab Meriang
Melansir Medicine Net, meriang bisa terjadi saat suhu tubuh yang diukur dengan termometer, menunjukkan angka lebih dari 38 derajat Celcius.
Demam yang terjadi saat meriang merupakan respons alami sistem kekebalan tubuh dari serbuan benda asing.
Benda asing tersebut bisa berupa virus, bakteri, jamur, obat-obatan, sampai racun. Oleh tubuh kita, benda asing tersebut dianggap zat penghasil demam (disebut pirogen), yang memicu kekebalan tubuh.
Pirogen selanjutnya memberi sinyal pada otak bagian hipotalamus untuk membentuk pertahanan melawan infeksi.
Caranya dengan menaikkan suhu tubuh.
Selain menyebabkan suhu tubuh naik, meriang terkadang disertai gejala:
- Menggigil, gemetar, atau kedinginan
- Otot atau sendi terasa pegal dan nyeri
Baca juga: Naftali Tipagau, Si Pemasok Senjata & Amunisi untuk KKB Papua Ditangkap, Pelaku Sekretaris Umum KNPB
Baca juga: Sempat Minta Model Pangkas Cepak, Deny Siregar Meninggal Dunia di Kios Pangkas
- Sakit kepala
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikcom-ilustrasi-sakit-dan-demam.jpg)