Selasa, 21 April 2026

Berita Sungailiat

Zaidan, Pengacara Terdakwa Mantan RT Kenanga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Isi Curhatnya

Zaidan dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19 seusai melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit KIM Pangkalpinang.

Penulis: edwardi | Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Edwardi
Zaidan, Pengacara Terdakwa Mantan RT Kenanga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Isi Curhatnya - Penasehat Hukum para tersangka 6 warga Kenanga, Zaidan didampingi Aktivis KUBI 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengacara atau penasehat hukum para terdakwa mantan Ketua RT Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat, Kombespol (Pur) Dr H Zaidan SAg SH MHum dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19 sejak Senin (18/01/2021).

Zaidan dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19 seusai melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit KIM Pangkalpinang.

Dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi pada kasus dengan terdakwa mantan Ketua RT Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat di PN Sungailiat, Selasa (19/01/2021),  Zaidan memang tidak terlihat hadir di persidangan,

Sidang hanya diwakili anggota tim penasehat hukum lainnya.

Kabar bahwa dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 disampaikan sendiri Zaidan melalui curahan hatinya di WA Group Simpul Babel, Rabu (20/01/2021).

Baca juga: Mantan Kades Sempan Boim Bantah Ikut Mencuri Kelapa Sawit PT GML, Polisi Punya Saksi

Baca juga: Kronologis Warga Toboali yang Berstatus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meninggal Dunia Hari Ini

Berikut ini isi curhatnya:

Assalamu'alaikum

ALLAH Memberikan pelajaran berharga bagiku dari Covid-19

By Zaidan

Seperadik semuen yang saya muliakan

Hiruk pikuk dunia menghadapi Covid-19 ku tanggapi biasa-biasa saja, tidak banyak merubah pola hidupku. Masjid deket rumahku, tetap saja tadinya ku minta untuk beraktivitas seperti biasa. Begitulah cara pandangku terhadap covid-19. Yang sekilas saya tahu gejala covid itu adalah hilangnya Indra perasa dan indra penciuman, jika itu masih normal berarti bukanlah Covid, entah mungkin penyakit yang lain lagi.
Insya Allah, ALLAH tidak marah padaku, hanya saja DIA membuktikan dan memberikan pelajaran padaku bahwa covid-19 benar-benar ada, dan sangat berbahaya, entahlah apa tujuan sebenarnya ALLAH ciptakan makhluk itu, dan hanya ALLAH lah Maha Mengetahui dan Berkehendak untuk itu.

Aku tahu Covid 19 ini sudah menelan korban banyak manusia. Melihat kenyataan dan data itu nyaliku juga menjadi ciut, menjadikan aku merasa takut pada Covid, tetapi tetap dalam tataran pikiran saja; pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, tetap aku jalankan seadanya saja ( Itu tidak bosan2nya kak Mel; Bu Melati Erzaldi, Bu Gubernur Babel sering sekali mengingatkan kami Pramuka atau setiap ada kesempatan; peringatan beliau jujur aku tanggapi ringan2 dan senyum2 saja, meski tetap kami laksanakan, hanya bagi aku tidak serius banget melaksanakannya; dalam hatiku ALLAH lah yg menentukan Taqdir segala sesuatu itu terjadi.

dan ternyata ALLAH memberikan pelajaran padaku dari pengalaman covid ini. Bermula aku merasakan demam, sempoyongan bahkan mau jatuh, pusing dan mual-mual, pingin muntah, hal ini kurasakan sejak 10 Januari 2021. Tidak terpikir bagiku untuk test covid itu, terus selama berjalannya waktu.

Malam kemaren malam Selasa tanggal 18 Januari 2021, aku sudah tidak tahan lagi mual-mual, terus rasanya mau muntah namun tidak muntah. Hal ini sudah membuat tubuhku tidak berdaya lagi. Dalam benakku, ini penyakit maag atau malariaku kambuh, bukan Covid karena indra perasa dan penciumanku masih normal, namun aku pasrah karena aku sudah tidak kuat lagi, setengah berbisik aku bilang sama istriku.

"Ma! " Badan ayah sudah tidak tahan lagi " ayah mau ke Rumah Sakit saja... biar di-infus karena makan sudah tidak nafsu lagi, tenaga sudah habis. Namun kata istriku,

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved