Petugas Bawa Senapan Serbu Cari Pemancing yang Diserang Buaya di Belitung Timur
Tim SAR mencari satu korban, seorang pemancing bernama Dandi (20), yang diserang buaya muara di Teluk Merambai, Tanjunglabunm Belitung Timur.
Satu di antaranya adalah kejadian pada 2018, tepatnya bulan Februari.
Korbannya adalah Juhardi (47) nelayan Dusun Batu Air yang dilaporkan hilang saat memukat ikan.
Saat itu, seorang warga, KA Jusni (55) menuturkan, buaya di muara Sungai Sembulu memang kerap terlihat.
Apalagi saat malam hari.
Buaya dengan panjang tujuh meter biasa terlihat oleh nelayan.
"Kadang terlihat matanya," kata dia saat sedang menyaksikan upaya pencarian Juhardi.
Saat itu, menurut Koordinator Tagana Beltim Mahroni Hidayat, sejak tahun 2000-an hingga 2018, buaya di muara Sungai Sembulu telah menyerang enam orang.
"Dari enam orang, cuma satu yang utuh ditemukan. Yang lainnya ada yang ketemu pahanya. Yang jelas sering kejadian seperti ini," ujarnya.
Serangan tersebut terjadi pada 2012, 2014, 2016, dan 2018 ini.
Pada Maret 2016 lalu misalnya, buaya menyerang nelayan yang sedang berada di atas perahu.
Meski kerap menjadi sasaran buaya, nelayan tetap melaut di sekitar muara Sungai Sembulu.
Kawasan ini dikenal nelayan sebagai kawasan yang dikenal mudah mencari ikan.
Berikut adalah video buaya Sungai Sembuluk, yang mati pada 2015 lalu:
(posbelitung.co/Suharli/Dedy Qurniawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kolase-foto-petugas-saat-membawa-senapan-serbu-dalam-upaya-pencarian-korban-serangan-buaya.jpg)