Menyetir Gantikan Ayah yang Tak Enak Badan, 7 Motor Diseruduk, 1 Tewas, Anak 14 Tahun Jadi Tersangka

Kecelakaan maut yang melibatkan seorang anak 14 tahun menyebabkan satu orang meninggal dunia setelah mobil yang dikemudikannya menyeruduk tujuh motor.

Editor: Dedy Qurniawan
Tangkap layar kanal YouTube Tribunnews.com
Menyetir Gantikan Ayah yang Tak Enak Badan, 7 Motor Diseruduk, 1 Tewas, Anak 14 Tahun Jadi Tersangka 

EHS diketahui menggantikan sang ayah mengemudi mobil.

Dilansir Tribun Jogja, keduanya berencana akan pergi ke Srandakan, Bantul.

Namun di tengah perjalanan, sang ayah meminta EHS menggantikannya karena merasa tak enak badan.

"Perjalanan ke Srandakan dari Klaten. Sesampainya di bandara (Adisutjipto), digantikan oleh anak pelaku."

"Karena ayahnya tidak enak badan," beber Iptu Maryana, Jumat (29/1/2021).

Maryono menambahkan, saat kecelakaan terjadi cuaca sedang hujan deras.

Diduga, EHS belum lancar mengemudi mobil sehingga terjadi kecelakaan.

"Saat kejadian hujan deras, mungkin juga karena belum mahir menyetir, sehingga terjadi kecelakaan," jelasnya.

Berdasarkan keterangan ayah EHS, bocah 14 tahun ini sudah terbiasa mengemudi mobil.

"Kalau informasi dari ayahnya, memang anaknya sudah terbiasa menyetir mobil."

"Sehingga kemarin diminta untuk menggantikan. Tetapi secara hukum memang belum boleh menyetir," ungkap Maryono.

(Tribunnews.com/Daryono/Pravitri) (TribunJogja/Christi Mahatma Wardhani) (Kompas.com/Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nasib Remaja Pengemudi Mobil yang Tabrak Sejumlah Motor di Bantul

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved