Asam Lambung
5 Tips Mencegah Asam Lambung Naik
Asam lambung dapat naik ke kerongkongan akibat katup antara kerongkongan dan lambung melemah atau mengalami gangguan.
BANGKAPOS.COM - Asam lambung dapat naik ke kerongkongan akibat katup antara kerongkongan dan lambung melemah atau mengalami gangguan.
Kondisi ini disebut dengan penyakit asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease), demikian melansir alodokter.com.
Ketika terkena penyakit asam lambung, Anda bisa mengalami beberapa gejala, seperti sakit dada atau nyeri ulu hati, sulit menelan, mulut terasa asam atau pahit, mual dan muntah, serta kurang nafsu makan.
Menurut American College of Gastroenterology (ACG), penderita asam lambung menggambarkan perasaan tidak nyaman yang terbakar di dada, di belakang tulang dada.
Ketidaknyamanan ini bisa naik ke leher dan tenggorokan.
Gejala asam refluks bisa berlangsung selama beberapa jam.
Bagi sebagian orang, gejala memburuk setelah makan, sedangkan yang lain mungkin mengalami gejala sebelum makan.
Asam refluks atau asam lambung naik yang muncul sesekali adalah hal yang normal, tetapi jika gejala ini terjadi lebih dari dua kali per minggu, maka kemungkinan ini disebabkan oleh kondisi yang lebih parah, yang dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD).
Asam refluks terjadi ketika lapisan esofagus bertemu dengan asam lambung.
Jika tak diatasi, kerongkongan bisa terluka dan menyebabkan gejala mulas.
Dalam kondisi normal, sfingter esofagus bagian bawah antara lambung dan esofagus mencegah asam lambung naik ke esofagus.
Jika sfingter terlalu sering rileks, asam lambung bisa naik ke kerongkongan yang menyebabkan asam refluks.
Cara mengatasi asam lambung naik
Ketika serangan asam lambung datang, Anda bisa memanfaatkan jahe untuk meredakan gejala.
Jahe dilaporkan dapat membantu meredakan berbagai kondisi pencernaan, seperti mual, diare, dan kehilangan nafsu makan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-ilustrasi-asam-lambung-naik.jpg)