Asam Lambung
Asam Lambung Naik Terkadang Bisa Mengganggu Aktivitas Sehari-hari, Cegah dengan 3 Cara Ini
Saat asam lambung naik, dinding kerongkongan dan mulut dapat mengalami iritasi.
BANGKAPOS.COM - Saat asam lambung naik, dinding kerongkongan dan mulut dapat mengalami iritasi.
Melansir alodokter.com, gejala yang biasa terjadi adalah rasa asam di bagian belakang mulut dan sensasi terbakar di dada (heartburn).
Kedua gejala tersebut dapat bertambah parah saat penderita berbaring atau membungkuk, dan terutama terjadi setelah makan.
Penyakit asam lambung naik bisa terjadi saat asam lambung dari perut naik kembali ke kerongkongan karena masalah katup sfingter esofagus di saluran pencernaan.
Saat naiknya asam lambung terjadi lebih dari dua kali seminggu, seseorang diindikasikan menderita gastroesophageal reflux disease (GERD).
Melansir Web MD, penyebab asam lambung bisa dipengaruhi berbagai kondisi.
Beberapa di antaranya yang cukup umum antara lain:
* Makan terlalu banyak
* Langsung berbaring setelah makan
* Makan terlalu dekat dengan waktu tidur
* Makan makanan tertentu seperti jeruk, tomat, cokelat, mint, sampai makanan pedas lain
* Minum teh, kopi, soda, alkohol, dan lain-lain
* Merokok
* Hamil
* Efek samping obat-obatan
• Benarkah Penyakit Asam Lambung Makin Parah Ketika Kita Bertambah Tua? Simak Penjelasan Pakar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-cara-mencegah-asam-lambung.jpg)