Asam Lambung
Anda Mengidap GERD? Ini 6 Ciri Asam Lambung Naik yang Patut Diwaspadai
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah naiknya asam lambung sampai ke kerongkongan akibat katup lambung tidak berfungsi optimal
Perlu diingat bahwa perut memang bisa tahan menghadapi asam lambung.
Namun tidak demikian halnya dengan pipa kerongkongan, saluran antara mulut ke lambung.
Itu sebabnya ketika asam lambung mengenai pipa kerongkongan, penderitanya akan merasa nyeri seperti terbakar.
Regurgitasi
Ciri-ciri asam lambung naik berikutnya adalah regurgitasi.
Ini adalah rasa pahit akibat asam yang terasa di bagian belakang mulut atau kerongkongan.
Setidaknya 80 persen penderita GERD akan merasakan regurgitasi sesuai makan.
Regurgitasi sangat mirip dengan sensasi yang dirasakan ketika seseorang hendak muntah namun tidak jadi.
Mulut akan merasakan pahit atau asam dari makanan yang baru saja ditelan.
Hal yang menjadi pemicu regurgitasi di antaranya adalah membungkuk setelah makan, berolahraga tanpa pemanasan, makan dengan porsi besar, bahkan bisa terjadi secara tiba-tiba.
Bau napas tidak sedap
Bau napas tidak sedap bukan hanya terjadi ketika seseorang belum makan atau tidak sempat membersihkan mulut saja.
Pada penderita GERD, bau napas yang tidak sedap juga merupakan ciri-ciri asam lambung naik.
Hal yang dapat mengganggu interaksi dengan orang lain ini terjadi karena asam lambung memicu rasa pahit di mulut penderita GERD.
Biasanya, bau napas tidak sedap terjadi bersamaan dengan regurgitasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-ilustrasi-asam-lambung-naik.jpg)