Breaking News:

Hakim Sebut Jaksa Pinangki 'Markus', Vonis Pinangki Diperberat Jadi 10 Tahun Penjara, Ini Alasannya

Hakim Sebut Jaksa Pinangki 'Markus', Vonis Pinangki Diperberat Jadi 10 Tahun Penjara, Ini Alasannya

Tribunnews/Irwan Rismawan
Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan saksi-saksi. 

BANGKAPOS.COM -- Majelis hakim Tindak Pidanan Korupsi (Tipikor) Jakarta telah menjatuhan vonis 10 tahun penjara terhadap Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Adapun alasannya, majelis hakim ternyata menemukan fakta bahwa Jaksa Pinangki sering jadi 'markus' alias 'makelar kasus'.

Hakim menyebut kebiasaan Jaksa Pinangki ini biasa urus perkara terbukti percakapan antara Jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan Anita Kolopaking.

Alasan majelis hakim Tipikor mengapa Jaksa Pinangki harus divonis 10 tahun penjara, lebih tinggi 6 tahun dari tuntutan JPU.

Selain menjatuhan vonis 10 tahun penjara, Jaksa Pinangki Sirna Malasari juga didenda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan, atas kasus suap pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.

Vonis tersebut lebih tinggi dibandingkan tuntuntan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntunya dengan pidana 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Hakim pun membeberkan sejumlah pertimbangannya memvonis Jaksa Pinangki dengan pidana 10 tahun penjara.

Hakim Ketua Ignatius Eko Purwanto mengatakan tuntutan JPU terhadap Pinangki dinilai terlalu rendah lantaran hukuman bagi Pinangki bersifat preventif dan korektif, bukan pemberian nestapa terhadap terdakwa.

"Mengingat tujuan dari pemidanaan bukanlah pemberian nestapa bagi pelaku tindak pidana, melainkan bersifat preventif, edukatif, dan korektif maka tuntutan yang dimohonkan penuntut umum dipandang terlalu rendah," kata Eko Purwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/2/2021).

Hakim yang memutus 10 tahun penjara bagi Pinangki dipandang layak dan adil.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved