Senin, 13 April 2026

Rumahnya Terkurung Warga Harus Panjat Tembok Beton Setinggi Dua Meter Keluar Masuk Rumah

Warga harus memanjat tembok beton setinggi dua meter untuk keluar masuk rumahnya.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Rumahnya Terkurung Warga Harus Panjat Tembok Beton Dua Meter Keluar Masuk Rumah 

BANGKAPOS.COM - Pemandangan unik tapi mencemaskan dirasakan warga Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Mulai dari anak-anak, hingga orang dewasa harus memanjat tembok beton berjeruji tajam untuk beraktivitas.

Warga Jalan Akasia Nomor 1 RT 04/03, Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang harus memanjat tembok beton setinggi dua meter untuk keluar masuk rumahnya.

Lantaran, akses jalan ke rumahnya terbeton layaknya terkurung dalam sangkar.

Satu dari dari beberapa pemilik rumah, Asep menjelaskan kalau dirinya sudah jadi ahli panjat tembok beton sejak dua tahun lalu.

Sebab, proses betonisasi terjadi sejak tahun 2019.

Selasa Pagi Anton Medan Dimakamkan di Ponpes At-Taibin Pondok Rajeg, Liang lahat Sudah Disiapkan

Asep menjelaskan, almarhum kakeknya, Munir, membeli rumah melalui acara lelang dari sebuah bank.

Munir pun berhasil membeli tanah dengan harga murah seluas 1.000 meter.

"Sekitar tahun 2016 beli rumah, harganya murah banget dari hasil lelang. Itu sudah lengkap sama bangunannya," kata Asep, Senin (15/3/2021).

Pasalnya, almarhum Munir tidak tahu menahu soal kepemilikan tanah tersebut.

Tiba-tiba pada tahun 2019, seseorang yang mengaku pewaris tanah tiba-tiba datang.

"Tapi jalan yang di situ punya saya dipagar lah jalan itu," kata Asep menirukan nada yang mengaku sebagai ahli waris.

"Saat itu, kami masih dikasih akses masuk, cuma bisa satu motor," tambah Asep

Lanjutnya, ketika memasuki musim hujan awal tahun ini, kawasan tersebut digenangi banjir tinggi.

Menyebabkan beton yang menghalangi rumahnya roboh.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved