Minggu, 10 Mei 2026

Sudah Tahu Cara Menghitung Berat Badan Ideal?

Bobot tubuh berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, sampai penyakit jantung dan pembuluh darah

Tayang:
Editor: suhendri
Freepik.com
Ilustrasi berat badan. 

Kendati bisa menghitung berat badan ideal dengan mudah, tetapi cara menghitung berat badan ideal dengan patokan indeks massa tubuh memiliki kelemahan.

Dilansir dari Medical News Today, IMT belum mempertimbangkan lingkar pinggang, proporsi atau distribusi lemak, dan massa otot.

Atlet yang sangat bugar misalnya, mereka bisa memiliki IMT tinggi karena massa ototnya lebih banyak.

Padahal, mereka tidak berlebihan berat badan.

Untuk itu, patokan takaran IMT untuk mengukur berat badan ideal tidak berlaku untuk olahragawan, ibu hamil, anak di bawah 18 tahun, dan kalangan lansia.

Baca juga: Ketahui 5 Penyebab dan Cara Mencegah Gagal Ginjal Akut

2. Rasio pinggang-pinggul

Pengukuran rasio pinggang-pinggul dapat membandingkan ukuran pinggang dan pinggul seseorang.

Sejumlah penelitian menunjukkan, orang yang memiliki banyak lemak di bagian tubuh bagian tengah lebih berisiko terkena penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Sebelum menakar rasio pinggang-pinggul, ukur dahulu lingkar pinggang pada bagian paling kecil, biasanya tepat di atas pusar.

Setelah itu, ukur juga bagian terlebar dari pinggul. Keduanya dalam satuan inci.

Cara menentukan rasio pinggang-pinggul adalah membagi ukuran lingkar pinggang dengan ukuran lingkar pinggul.

Sebagai ilustrasi, jika ukuran pinggang 28 inci dan pinggul 36 inchi, maka rasio pinggang-pinggul adalah 28 dibagi 36 dan hasilnya 0,77.

Menurut penelitian, skor rasio pinggang-pinggul memengaruhi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular).

Bagi pria:

* Skor di bawah 0,9 artinya memiliki risiko penyakit kardiovaskular rendah

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved