Breaking News:

Tenggorokan Sakit Saat Menelan? Mungkin Ini Penyebabnya

Terkadang, rasa sakit hanya mempengaruhi satu sisi tenggorokan dan dapat berubah-ubah ketika Anda bernapas.

freepik
Ilustrasi sakit tenggorokan. 

Infeksi tenggorokan merupakan salah satu hal yang paling umum menyebabkan sakit ketika menelan.

Penyebab radang tenggorokan biasanya oleh bakteri Streptococcal.

Gejalanya berupa pembengkakan kelenjar getah bening di salah satu atau kedua sisi leher, rasa sakit pada uvula (langit-langit mulut), bintik-bintik merah pada uvula, demam dan bercak putih pada amandel.

Radang Amandel

Tonsilitis atau radang amandel adalah infeksi dan radang amandel atau kelenjar getah bening di bagian belakang tenggorokan.

Tonsilitis bisa disebabkan oleh virus atau infeksi bakteri dan merupakan penyebab umum rasa sakit ketika menelan.

Gejalanya berupa pembengkakan amandel, bintik-bintik putih atau kuning pada amandel, bau mulut, leher atau rahang menjadi lebih sensitif dan demam.

Epiglotitis

Epiglotitis merupakan infeksi tenggorokan yang menyebabkan peradangan pada epiglotis, bagian yang mencegah lipatan di belakang tenggorokan yang mencegah makanan turun ke jalur pernapasan.

Selain rasa sakit saat menelan, gejala khas lain dari epiglotitis adalah kesulitan menelan yang dikenal sebagai disfagia, demam tinggi, produksi saliva (air liur) yang meningkat dan preferensi untuk duduk yang lebih condong ke depan.

Baca juga: Intip 8 Manfaat Tersembunyi dari Teh Hijau

Halaman
1234
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved